
Seleksi KPID Sulsel Dijamin Bebas KKN

Makassar (ANTARA News) - Seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Selatan yang memasuki tahapan uji kepatutan dan kelayakan dijamin tidak terjadi kolusi dan nepotisme.
Sekretaris Komisi A DPRD Sulsel Rudi Pieter Goni di Makassar, Rabu, menegaskan dewan dalam melakukan uji kompetensi sebelum menetapkan komisioner terpilih KPID Sulsel menjamin bebas dari intervensi dari pihak mana pun.
Uji kepatutan dan kelayakan terhadap 17 orang calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel pada 27-29 Juli akan meminta tanggapan dan kritikan dari masyarakat.
Penyerapan masukan maupun kritikan masyarakat ini dilakukan untuk menjamin tidak adanya campur tangan dari pihak lain, sekaligus memberikan kesempatan kepada dewan melakukan test kompetensi calon komisioner tersebut.
Nama-nama calon komisioner itu juga diminta bebas dari pengaruh partai politik, Pada seleksi nanti, kami tidak mau melihat proporsi gender, namun lebih kepada kompetensi para calon," tegasnya.
Ketua tim panitia seleksi KPID Sulsel, Azwar Hasan sebelumnya mengatakan, beberapa hal yang diujikan kepada calon komisioner KPID Sulsel diantaranya menyangkut pengetahuan tentang dunia penyiaran, undang-undang (UU) penyiaran, peraturan pemerintah tentang dunia penyiaran, serta pengetahuan umum.
"Sedangkan untuk psikotestnya dilakukan uji pribadi, seperti kematangan emosional, inisiatif dan kemampuan untuk dapat melakukan kerjasama dalam sebuah tim," ucapnya. (T.KR-HK/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
