Logo Header Antaranews Makassar

Siswa SMK Tewas Saat Mengikuti Bina Akrab

Minggu, 1 Agustus 2010 20:58 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Zulhaedar (15), salah satu siswa baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sari Buana, tewas setelah mengikuti prosesi penerimaan murid baru saat mengikuti acara bina akrab di Kolam Pucak, Kabupaten Maros, Sulawesi Selata.

Korban yang juga putra bungsu dari enam bersaudara itu meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang pada Minggu siang.

Ibu korban, Sukaeni yang mengetahui anaknya sudah menjadi jenazah saat tiba di rumahnya di Jalan AP Pettarani II Lorong 8 Kelurahan Tamamaung, Panakkukang, langsung histeris ketika melihat jenazah anaknya.

Ia mengungkapkan, korban yang baru duduk di bangku kelas satu itu pamit pada dirinya untuk mengikuti kegiatan bina akrab setelah berakhirnya masa orientasi siswa (MOS).

Naas bagi Zulhaedar, ketika sedang berada di kolam dia tenggelam dan tidak sempat diselamatkan oleh teman-temannya yang lain.

"Korban memang tidak pandai berenang. Kami tidak akan menuntut, cuma meminta pihak sekolah ke depan memperbaiki sistem bina akrab supaya tidak ada lagi korban berikutnya," pinta kakak korban, Sulastri.

Sukaeni yang terlihat sangat terpukul menuturkan, semasa hidupnya korban sangat baik. Korban tidak pernah membantah kata orangtuanya, dan sangat rajin. "Anak saya itu baik," ujarnya.

Mengenai firasat akan kehilangan anaknya, Sulastri mengaku tidak pernah mendapatkan petunjuk. Meski begitu, korban saat berbelanja di warung dekat rumahnya mengaku, inilah kali terakhir belanja.

"Korban juga pamit pada kakaknya untuk pergi dan lama baru kembali. Mungkin itulah petunjuk yang diberikan kepada kakaknya," ucapnya. Korban telah dimakamkan siang kemarin di Pemakamam Islam Sudiang.

Kepala SMK Sari Buana, Harun Salli mengatakan, bina akrab merupakan bagian dari program sekolah. Namun, setelah kejadian ini pihaknya akan melakukan evaluasi. "Sepenuhnya kami bertanggung jawab atas musibah ini," katanya. (T.KR-MH/S005)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026