Logo Header Antaranews Makassar

POLISI TEMBAK PEMABUK

Selasa, 4 November 2008 05:34 WIB
Image Print

Makassar, 4/11 (ANTARA) - Dg Nyengka (38) warga Jalan Sukamaju IIIMakassar, harus dirawat di Rumah Sakit karena ditembakpaha kanannya. Informasi yang dikumpulkan di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa, awalnya, Senin malam (3/11) sekitar pukul 22.00 Wita, Briptu Aras anggota Reskrim Polwiltabes Makassar mengunjungi salah satu rumah teman lamanya, Adi, di Jalan Sukamaju III.

Pukul 22.30 Wita, delapan orang pemuda yang jaraknya tidak jauh dari rumah Adi sedang melakukan pesta miras dan membuat keributan. Briptu Aras ditemani Adi berusaha menegur para pemuda tersebut.

Setelah menegur dan memperkenalkan diri, bukannya delapan orang pemudaitu tenang, malah mereka mendorong Briptu Aras hingga terjatuh.

Saat terjatuh, salah seorang diantaranya yakni Dg Nyengka yang membawabadik langsung mencabut senjata tajamnya dan berusaha menusuk Aras. Aras yang terdesak langsung memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali.

Mendengar tembakan polisi, Dg Nyengka malah nekat ingin menusuk Aras sehingga karena terdesak, langsung menembakan pistolnya kearah paha kanan Dg Nyengka.

Setelah kejadian itu, Briptu Aras langsung pulang ke rumah rekannya Adi. Tidak sampai disitu, delapan pemuda inipun langsung melempari rumah Adi dengan batu sehingga mengalami kerusakan di bagian atapnya.

Anggota Polsekta Panakkukang yang dipimpin Kapolsek, AKP Satria
A Vibrianto langsung ke TKP. Sesampainya di TKP para pemuda yang
melakukan pesta miras itu kemudian melarikan diri.

Menurut Satria, tindakan yang diambil oleh Briptu Aras menegur dan menyuruh delapan orang pemuda yang sedang mabuk pulang ke rumahnya sudah benar karena sudah mengganggu ketenangan warga sekitar.

"Dia menembak karena terdesak, apalagi terlebih dahulu sudah memberikan
tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun mereka tetap saja nekat ingin menusuknya," katanya.

Sementara itu, Briptu Aras langsung ke Polwiltabes untuk menjalani pemeriksaan usai melakukan penembakan terhadap warga yang sedang mabuk. ***7***
(T.PK-MH/C/F003/F003) 04-11-2008 12:23:47