
Program Perpustakaan Desa di Sulbar Terkendala

Mamuju (ANTARA News) - Program pembangunan perpustakaan desa yang ada di Provinsi Sulawesi Barat, terkendala minimnya sarana dan prasarana infrastruktur seperti tempat penampungan buku ditingkat desa.
Hal itu dikatakan Kepala Kantor Perpustakaan Sulbar, Darmawati, di Mamuju, Kamis, saat menerima kunjungan kerja Komisi X DPR-RI di Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar telah memprogramkan pembangunan sebanyak 286 perpustakaan desa yang ada di lima Kabupaten di Sulbar untuk menambah minat baca dan pengetahuan masyarakat ditingkat desa.
Namun, kata dia, program pembangunan perpustakaan di Sulbar tersebut tidak maksimal karena terkendala minimnya infrastruktur perpustakaan di desa.
"Pembangunan perpustakaan desa terkendala dengan tidak adanya infrastuktur berupa tempat penampungan buku perpustakaan desa sehingga ribuan buku-buku perpustakaan desa terlantar di kantor desa," katanya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada pemerintah pusat segera membantu pemerintah di Sulbar membangun infrastruktur berupa gedung untuk tempat perpustakaan desa.
Selain meminta bantuan infrastruktur pembangunan perpustakaan desa, Pemprov Sulbar juga meminta bantuan pengadaan tenaga pengelola perpustakaan desa yang diberikan gaji.
"Pemerintah di Sulbar tidak ingin program pembangunan perpustakaan desa di Sulbar sia-sia, sehingga pemerintah pusat harus membantu pembangunan infrastruktur gedung dan pengelola perpustakaan desa," katanya.
Menanggapi itu, Ketua Komisi X DPR-RI, Hery Akhmadi berjanji akan mengusulkan kepada pemerintah pusat mengenai pengadaan buku dan tenaga pengelola perpustakaan desa. (T.KR-MFH/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
