
DPRD Soroti PAD Mamuju

Mamuju (ANTARA News) - Anggota DPRD Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyoroti laporan pendapatan asli daerah (PAD) dalam APBD Kabupaten Mamuju tahun 2009 yang dianggap tidak konsisten.
Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Hajrul Malik, di Mamuju, Jumat, mengatakan, sebelumnya Pemkab Mamuju melaporkan target PAD Kabupaten Mamuju pada tahun 2009, sekitar Rp25 miliar melalui APBD.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan Pemkab Mamuju hingga Bulan Januari tahun 2010, realisasi PAD Mamuju sekitar Rp22 miliar berdasarkan laporan pertanggungjawaban keuangan (LKPJ) Bupati Mamuju.
Namun kata dia, saat dilaporkan kembali pada bulan Agustus tahun 2010 ini ternyata target PAD yang direalisasikan berkurang, dari target yang diraih sebelumnya pada bulan Januari tahun 2010 tersebut.
"Target yang diraih saat ini dilaporkan sekitar Rp14 miliar, berkurang dari yang dilaporkan sebelumnya sekitar Rp22 miliar pada bulan Januari tahun 2010,"katanya.
Karena itu, ia mengaku mempertanyakan dana PAD yang berkurang tersebut dan menganggap Pemkab Mamuju tidak konsisten dalam menetapkan jumlah PAD yang diterimanya.
"Pemkab Mamuju telah beralasan bahwa telah terjadi kesalahan pencatatan laporan PAD yang diterima Pemkab Mamuju pada APBD tahun 2009 bulan Januari tahun 2010 karena ternyata realisasi PAD yang diterima hanya sekitar Rp14 miliar," katanya.
Namun, ia mengatakan, alasan tersebut tidak bisa diterima karena sangat fatal dan bisa berakibat kacaunya laporan administratif keuangan daerah.
"Hal ini tidak bisa diulangi lagi, Pemkab Mamuju jangan lagi membuat kesalahan dengan melaporkan penerimaan PAD yang keliru dan tidak sesuai yang diterimanya dengan alasan salah catat," katanya. (T.KR-MFH/A027)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
