Logo Header Antaranews Makassar

Helm SNI Laris di Makassar

Sabtu, 4 September 2010 23:09 WIB
Image Print
(FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)

Makassar (ANTARA News) - Helm Standar Nasional Indonesia jelang Idul Fitri 1431 Hijriyah laris di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pemantauan di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Sabtu, puluhan warga yang melintas menyerbu penjual helm Standar Nasional Indonesia (SNI) yang dipajang di atas mobil bak terbuka.

"Sepekan terakhir warga yang membeli helm SNI meningkat," ujar Munir, seorang penjual helm asal Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Menurut dia, jelang Idul Fitri omzet penjualan helm bisa mencapai 45 helm per hari dibanding hari biasa.

"Saat normal penjualan berkisar 20 helm per hari," katanya, lalu menambahkan, setiap hari membawa sekitar 150 helm dengan berjualan secara berpindah-pindah di Kota Makassar dan sekitarnya.

Harga helm SNI yang ditawarkan bervariasi mulai Rp65.000/buah hingga Rp275.000/buah.

Helm polos harga termurah Rp65.000/buah sementara yang bermotif Rp85.000/buah.

"Helm SNI yang termurah habis terjual hanya dalam waktu dua jam," katanya.

Seorang ibu rumah tangga, Dewi, warga Kompleks IDI Makassar menyatakan membeli helm standar untuk keperluan Idul Fitri.

"Setiap Idul Fitri saya sering berkunjung ke Kabupaten Pangkajene Kepulauan untuk silaturrahmi dengan kerabat dan sanak keluarga dengan mengendarai sepeda motor," ujarnya.

Penjualan helm SNI juga meningkat sejak pemerintah memberlakukan penggunaan helm standar sejak 1 April 2010. Apalagi setelah yang dibonceng juga wajib memakai helm standar berdasarkan Undang-undang no.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Terpaksa membeli helm standar, karena pihak kepolisian sering melakukan razia helm," kata Dewi. (T.pso-102/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026