
Pemprov Sulbar Sambut Program Minapolitan

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi (pemprov) Sulawesi Barat, menyambut baik program Minapolitan yang digulirkan oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan karena memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar.
"Program Minapolitan yang digagas oleh Menteri Perikanan dan Kelautan, Fadel Muhammad, merupakan ide positif mengingat negara ini memiliki perairan yang sangat luas, sehingga mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir," kata Gubernur Provinsi Sulbar, Anwar Adnan Saleh, kepada sejumlah wartawan di Mamuju, Jumat.
Karena itu, menurut dia, "kami sendiri sangat mengapresiasi untuk segera membentuk Minapolitan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan."
Dikatakan, wilayah pesisir dan garis panjang pantai yang membentang mulai dari Paku Kabupaten Polewali Mandar hingga Suremana, Kabupaten Mamuju Utara mencapai 677 kilometer dengan luas wilayah 20.342 kilometer sangat strategis untuk program Minapolitan.
Ia mengemukakan, program kawasan Minapolitan ini dibutuhkan keterpaduan dan kerja sama lintas instansi teknis dalam mendukun pengembangan sektor perikanan di provinsi terbungsu ini.
"Program ini membutuhkan keterlibatan semua pihak dan bukan hanya DKP selaku motor penggerak program ini," ungkap dia.
Anwar juga mengemukakan, provinsi Sulbar siap menjadi kawasan minapolitan mengingat potensi perikanan tangkap sangat mendukung.
Apalagi, kata dia, pemerintah provinsi Sulbar telah berencana untuk membangun pelabuhan perikanan nusantara di Palipi tahun 2011 mendatang.
Anwar mengemukakan, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengucurkan dana sebesar Rp 405 miliar untuk pembangunan pelabuhan perikanan nusantara di Sulbar yang akan dibangun pada tahun 2011 mendatang setelah studi kelayakannya selesai.
"Pelabuhan perikanan nusantara ini akan berada di daerah Palipi, Majene. Sudah ada lahan yang siap di sana. Dana yang kami targetkan sebesar Rp 405 miliar. Mudah-mudahan dana ini bisa terealisasi semua," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertikanan dan kelautan Sulbar, Haruna Hamal, mengatakan, rencana pembangunan PPN di Palipi tengah dikaji melalui studi kelayakan dan pembuatan dokumen amdal (analisis masalah dampak lingkungan) yang kemungkinan rampung tahun ini.
Haruna menuturkan, pelabuhan nusantara yang dibangun di daerah Palippi, Majene merupakan pelabuhan kelas dua yang dijadikan pusat penangkapan dan pengolahan ikan dikerjakan di pelabuhan ini. (T.KR-ACO/A027)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
