Logo Header Antaranews Makassar

Pemprov Sulbar gelar pasar murah cegah inflasi

Selasa, 25 Juli 2023 20:34 WIB
Image Print
Pemerintah menggelar pasar murah sebagai upaya untuk menekan laju inflasi di wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (25/7/2023) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah menggelar pasar murah sebagai upaya untuk menekan laju inflasi di wilayah Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

"Pasar murah yang digelar ini, sebagai salah satu upaya menekan laju inflasi, pada sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, komoditas cabai, bawang merah dan telur," kata Penjabat Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakhrullah di Mamuju, Selasa .

Ia mengatakan, Pemerintah Sulbar dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Polman serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) ditingkat bekerja sama menggelar pasar murah tersebut.

"Pasar murah dipusatkan di Area Perkantoran Bupati Kabupaten Polman, Selasa 25 Juli 2023, pasar murah itu mengankat tema "Bijak berbelanja sesuai dengan kebutuhan," dan bertujuan agar memperhitungkan dalam berbelanja pangan dengan tidak boros menggunakan pangan," katanya.

Ia menyampaikan, kebutuhan pokok yang dijual dipasar murah tersebut lebih rumah dari harga pasaran dengan selisih sekitar Rp1000 sampai Rp7000 untuk setiap harga satuannya.

"Seperti harga telur dipasaran yang mencapai Rp57 ribu per rak, dipasar murah dijual dengan harga Rp40 ribu per rak," katanya.

Begitu juga dengan harga beras yang di jual dengan harga pasaran 12 ribu perkilogram, namun dipasar murah dijual dengan harga Rp5 ribu perkilogram.

Ia berharap, pasar murah tersebut dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat serta dapat mencegah terjadinya inflasi.

"Pasar murah akan rutin digelar pemerintah Sulbar diseluruh Kabupaten agar masyarakat dapat membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," kaganga.

Ia menyampaikan, Provinsi Sulbar merupakan daerah dengan tingkat inflasi terendah ketiga di Indonesia mencapai 2,28 persen, namun demikian pemerintah tetap berupaya menekan inflasi agar mengalami penurunan.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026