
Jabatan Partai Penyebab Legislator Sering Absen

Makassar (ANTARA News) - Jabatan partai yang juga dipegang seorang legislator disinyalir menjadi penyebab bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan sering absen mengikuti agenda-agenda yang sudah ditetapkan.
"Sebagian besar anggota DPRD adalah ujung tombak di partainya masing, sehingga kadang mereka harus mengorbankan salah satunya jika agendanya bersamaan," kata Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem saat peringatan satu tahun masa keanggotaan DPRD Sulsel periode 2009-2010 di Makassar, Selasa.
Bahkan menurut Roem, kadang seorang politisi lebih memilih mengikuti agenda partainya dibanding mengahadiri agenda DPRD.
Hal tersebut terbukti, saat tujuh anggota Fraksi PAN DPRD tidak hadir dalam paripurna karena bersamaan dengan Musyawarah Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah PAN Sulsel di Makassar.
Demikian juga dengan Fraksi Hanura yang juga memiliki tujuh kursi di DPRD, semua anggotanya lebih memilih mengikuti agenda besar partai di Jakarta dibanding mengikuti sidang paripurna saat itu.
Roem sendiri adalah Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, sementara tiga wakil ketua DPRD, Andry Suryana Arief Bulu (Ketua DPD Demokrat Sulsel), Ashabul Kahfi (Ketua DPW PAN Sulsel), Andi Akmal Pasluddin (Ketua DPW PKS Sulsel).
Legislator lain yang punya peranan besar di partainya masing masing diantaranya, HAM Yagkin Panjalangi (Ketua Bapilu Golkar Sulsel), Dody Amiruddin (Ketua Bapilu PAN Sulsel), Adil Patu (kandidat kuat ketua PDK Sulsel), Tenri Olle Yasin Limpo (Ketua DPD II Golkar Gowa), Amir Uskara (kandidat Ketua PPP Sulsel).
Dari 75 anggota DPRD Sulsel tidak ada satu pun yang tidak memiliki jabatan di partainya, dan lebih dari 50 persen memegang peranan besar di partainya. (T.pso-099/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
