
Kopel Harap Kualitas Pengawasan DPRD Meningkat

Makassar (ANTARA News) - Komite Pemantau Legislatif Sulawesi berharap, fungsi pengawasan DPRD se Sulawesi Selatan terhadap anggaran negara lebih berkualitas setelah penandatanganan tata cara penyerahan hasil pemeriksaan keuangan dengan BPK.
Koordinator Kopel Sulawesi, Syamsuddin Alimsyah di Makassar, Selasa, mengatakan, penandatanganan tersebut menjadi kekuatan bagi legislatif untuk melakukan kontrol kuat terhadap penggunaan anggaran oleh eksekutif.
"DPRD akan lebih mendalami kebijakan anggaran yang lebih detail, serta mengetahui apa-apa yang menjadi catatan yang harus diperbaiki eksekutif pada APBD berikutnya," ucapnya.
Selama ini, kata dia, DPRD Sulsel tidak pernah membentuk panitia kerja (Panja) untuk menindaklanjuti laporan BPK, termasuk saat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD 2008 dinyatakan oleh BPK "disclaimer" atau menolak memberi pendapat.
"Selama ini DPRD Provinsi Sulsel tidak pernah membuat panja, padahal ada undang-undangnya yang intinya menyangkut peranan DPRD dalam melakukan pengawasan APBD," ujarnya.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD, kata Syamsuddin, dijelaskan bahwa DPRD setelah menerima laporan BPK segera membentuk panja dan mengundang BPK untuk menjelaskan hasil temuannya.
Ada delapan kesepakatan BPK dengan DPRD se Sulsel yang ditandatangani di Makassar (12/10) yaitu, laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), LHP atas laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), LHP kinerja, LHP dengan tujuan tertentu.
Selanjutnya, Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS), hasil pemantauan pelaksanaan tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, hasil pemantauan atas penyelesaian ganti kerugian negara/daerah, serta hasil evaluasi atas LHP akuntan publik. (T.pso-099/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
