
Sulbar Perlukan Jalan Usaha Tani

Mamuju (ANTARA News) - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Barat mengungkapkan wilayah tersebut memerlukan pembangunan jalan usaha tani di sejumlah lahan pertanian guna mendukung distribusi produksi petani yang ada di tingkat desa.
Kepala Distanak Provinsi Sulbar, Ir Muhammad Abduh, di Mamuju, Rabu, mengatakan, pemerintah di Sulbar sangat membutuhkan pembangunan jalan tani untuk digunakan para petani dalam memasarkan sejumlah hasil pertaniannya.
Ia mengatakan, pembangunan jalan tani di Sulbar sangat mendesak karena penting digunakan petani memasarkan hasil pertaniannya disamping untuk menjangkau lahan pertanian mereka, apalagi jalan tani di Sulbar sangat minim jumlahnya.
"Petani dari lima kabupaten di Sulbar meminta pemerintah membangun sarana jalan tani untuk mereka, karena sangat mendesak untuk mereka digunakan memasarkan hasil pertaniannya, selama ini petani kesulitan memasarkan hasil pertaniannya karena kurangnya sarana jalan dari lahan pertanian mereka,"katanya.
Oleh karena itu ia mengatakan, Distanak Sulbar mengusulkan kepada pemerintah di Sulbar agar melakukan pembangunan jalan tani di lima Kabupaten yang ada di Provinsi Sulbar dan pembangunannya dianggarkan dalam APBD-Perubahan tahun 2010.
"Jalan tani membutuhkan anggaran sekitar Rp88 juta untuk setiap satu kilometer, kebutuhan itu sudah dimasukkan dalam APBD-P Sulbar tahun 2010 yang masih dalam tahap pembahasan," katanya tanpa menyebut besarnya anggaran dan panjang jalan tani yang diusulkan.
Ia berharap pemerintah dan DPRD Sulbar dapat mengakomodir kepentingan masyarakat di Sulbar yang diusulkan Distanak Sulbar yang ingin memprioritaskan pembangunan jalan tani untuk para petani,"katanya.(T.KR-MFH/S025)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
