
Bantaeng Pelaksana PNPM-MKP Terbaik di Sulsel

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Kabupaten Bantaeng dinyatakan sebagai Pelaksana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM-MKP) terbaik tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2009.
Hasil penilaian Tim Monitoring Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) menyebutkan, PNPM-MKP daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar terbaik dalam hal penyerapan dana maupun pengelolaannya.
Sedang untuk tahun 2010, Tim Evaluasi Kementerian DKP memasukkan PNPM ? MKP Bantaeng dalam 10 besar nasional dalam hal penyerapan dana. Hal tersebut terungkap dalam Lokakarya PNPM-MKP di Bantaeng, Sulsel, Selasa.
Kepala Seksi Penataan Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantaeng Ir Amriani Anwar, MSi mengatakan, salah satu indikator keberhasilan adalah jumlah bentangan dengan peningkatan produksi.
Demikian pula terhadap kelompok yang berusaha di bidang pengolahan yang semula belum termasuk ekonomi produktif, kini telah menjadi usaha yang menjanjikan.
Ini berkat sentuhan PNPM ? MKP yang berupaya meningkatkan keahlian disertai modal usaha produktif seperti yang sudah dilakukan terhadap Kelompok Usaha Bersama Alga'e yang sudah memproduksi rumput laut dalam berbagai jenis dan sudah dipasarkan ke pasar modern di Makassar.
Menurut Amriani Anwar, untuk 2010, pihaknya membina 20 kelompok (193 orang) yang terdiri atas empat kelompok usaha produktif (pengolahan) dengan jumlah anggota 33 orang dan 15 kelompok budidaya serta satu kelompok pengembangan ikan lele dengan jumlah anggota 160 orang.
Ke-4 kelompok pengolahan tersebut memperoleh bantuan Rp60 juta sedang ke 16 kelompok budidaya menerima Rp402 juta lebih. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding 2009 yang mencapai Rp496 juta.
Dana sebesar itu, dibagikan kepada dua Kelompok Nelayan Tangkap berjumlah Rp42 juta, 17 Kelompok Budidaya Rumput Laut berjumlah Rp422 juta dan dua kelompok pengolahan sebesar Rp32 juta.
Untuk membantu pengembangan ke-20 kelompok binaan untuk 2010 yang tersebar di Kecamatan Pa'jukukang dan Bantaeng tersebut, disiapkan Rp462 juta lebih dalam bentuk dana bantuan langsung masyarakat (BLM). (T.pso-102/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
