
Dipa Perhubungan Sulsel Naik 20 Persen

Makassar (ANTARA Sulsel) - Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Departemen Perhubungan tahun 2009 yang dialokasikan di provinsi Sulawesi Selatan mencapai Rp776,8 miliar lebih atau naik sekitar 20 persen dari DIPA APBN tahun 2008 Rp630,09 m lebih.
Dana sebesar itu, kata Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Sulham Hasan di Makassar, Rabu, lebih banyak dikelola Balai yang ditunjuk Pusat untuk proyek-proyek kepelabuhanan, peningkatan bandara, termasuk fasilitas pendukungnya.
Sedangkan anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD Sulsel yang ditangani instansinya tahun ini juga mengalami kenaikan hampir dua kali lipat dari dana yang dikelola tahun 2008 sebesar Rp36,4 m lebih.
DIPA tahun 2009 tersebut terdiri belanja pegawai Rp62,6 m lebih, belanja barang Rp147,6 m lebih dan untuk modal disediakan dana yang cukup besar yakni Rp566,5 m lebih.
Menurut Sulham, alokasi dana APBN tahun ini akan digunakan untuk pembangunan kelanjutan pelabuhan Garonggong, Kabupaten Barru, pengembangan pelabuhan di kabupaten Bulukumba, peningkatan landasan Bandara Pongtiku Kabupaten Tanatoraja dan fasilitas pendukungnya.
Proyek-proyek tersebut, katanya, diharapkan rampung akhir tahun 2009 guna terbukanya akses akses angkutan laut Garonggong, Sulsel ke Samarinda dan Balikpapan, Kaltim serta meningkatnya arus kunjungan wisatawan mancanegara ke obyek wisata budaya Tanatoraja yang selama ini lebih banyak menggunakan darat dengan waktu tempuh enam jam.
Dengan pesawat udara jenis fokker berpenumpang 80 - 100 orang dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar ke Tanatoraja hanya memanfaatkan waktu kurang lebih 45 menit, ungkapnya.
Khusus dana yang dikelola instansinya, kata Sulham, dialokasikan untuk program peningkatan sarana dan prasarana perhubungan di daerah ini seperti pengadaan rambu-rambu jalan nasional dan provinsi, jembatan timbang, bandara dan fasilitas telekomunikasi serta perampungan pembangunan VIP Room bandara Hasanuddin.
"VIP Room yang peruntukannya bagi tamu setingkat Menteri maupun pejabat muspida Sulsel sudah rampung tahun ini," katanya seraya menambahkan, VIP Room yang baru ini satu atap dengan terminal penumpang Bandara Hasanuddin. (T.PK-HK/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
