Logo Header Antaranews Makassar

Cari Nelayan Hilang, Perahu Basarnas Terbalik

Kamis, 5 Februari 2009 14:05 WIB
Image Print

Jeneponto, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Perahu karet milik Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar terbalik, saat mencari dua nelayan yang hilang di perairan Bungu-Bungu, Desa Kalompang, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Perahu karet yang memuat tujuh orang Tim SAR tersebut terbalik akibat dihantam ombak setinggi tiga meter, pada pukul 14.00 Wita, Kamis.

Menurut Komandan Tim SAR, Azhari Ismail, tak ada korban dalam insiden itu, namun sempat membuat panik tim lain yang turut melakukan pencarian dua nelayan Jeneponto, Supardi (19) dan iparnya, Ardi (17).

Akibat kerasnya ombak dan angin di perairan tersebut, Basarnas akhirnya memutuskan untuk menghentikan pencarian.

"Mesin perahu rusak sehingga kami tak melanjutkan pencarian ini," katanya.

Peristiwa terbaliknya perahu Basarnas itu terjadi hanya sekitar satu mil laut dari bibir pantai Bungu-Bungu, sehingga para penumpang perahu bisa langsung diselamatkan

Meski begitu, Azhari menegaskan, timnya akan terus melakukan proses pencarian hingga 3x24 jam atau hingga Sabtu (7/2).

Pencarian mulai dilakukan sejak Rabu (6/2) malam, sesaat setelah warga melaporkan peristiwa hilangnya dua nelayan Jeneponto yang turun melaut sejak Rabu pagi.

Sementara itu, sejumlah keluarga korban masih menunggu di rumah hasil pencarian tersebut.

Mereka terus bersedih sebab hingga hari ini kedua korban tersebut belum diketahui nasibnya.

"Saya berharap Tim SAR segera menemukan kedua anak saya, baik dalam keadaan hidup maupun mati," kata Siti, Ibu korban Ardi.

Supardi dan Ardi hilang sejak Rabu (6/2) pagi sekitar pukul 05.00 Wita. Menurut perkiraan pihak Basarnas, mereka tergulung ombak antara pukul 07.00-10.00 Wita.

Ada beberapa nelayan yang turut serta dengan menggunakan sejumlah perahu. Namun, perahu Supardi dan Ardi terbalik saat dihantam ombak setinggi tiga meter.

Meski ikut terbalik, nelayan lain sempat selamat karena ikut arus hingga dihempas ke pantai Bungu-Bungu.
(T.PK-AAT/E001)