
Pedagang Hewan Kurban "Serbu" Makassar

Makassar (ANTARA News) - Dua pekan jelang Idul Adha 1431 Hijriah pedagang hewan kurban musiman mulai menyerbu Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pemantauan pada beberapa ruas jalan di Makassar, Selasa, puluhan pedagang hewan kurban musiman mulai menjual sapi untuk kebutuhan ibadah kurban pada Idul Adha 1431 Hijriah.
Pedagang hewan kurban dapat dijumpai antara lain pada ruas jalan Hertasning, Landak Baru, Kawasan Antang dan Tamangapa, AP Pettarani, hingga jalan Nikel Raya.
Seorang pedagang sapi kurban asal Takalar, Sangkala, yang mangkal di jalan Nikel Raya mengatakan tiap tahun jelang Idul Adha berdagang di lokasi tersebut karena lokasinya strategis.
"Lokasi di sini strategis karena dekat dengan pusat perbelanjaan dan perkantoran sehingga warga yang butuh hewan kurban mudah mendapatkannya," ujarnya.
Sapi kurban yang ditawarkan harganya bervariasi mulai Rp4,5 juta hingga Rp10 juta perekor tergantung besar kecilnya ternak.
"Sapi yang beratnya 70 kg harganya sekitar Rp6,5 juta perekor," katanya.
Menurut dia, jelang Idul Adha pembeli kebanyakan dari Masjid yang menyediakan hewan kurban dibanding instansi atau perorangan.
"Pembeli dari masjid rata-rata membeli sekitar 10 ekor," kata Sangkala.
Sapi kurban yang dijual pedagang di Makassar umumnya dipasok dari Kabupaten Bone, Takalar, Sinjai, Maros bahkan dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. (T.pso-102/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
