
Bulog Revisi Target Pengadaan Beras

Makassar (ANTARA News) - Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Selatan terpaksa merevisi target pengadaan beras menjadi 230 ribu ton hingga akhir 2010 dari sebelumnya 450 ribu ton.
Kepala Seksi Humas Bulog Divre Sulawesi Selatan, Muhammad Taufiq di Makassar, Sabtu, mengatakan, untuk mencapai target 450.000 ton, pihaknya sudah menyiapkan dana Rp2 triliun untuk membeli beras dari sejumlah mitra kerja di beberapa daerah.
Akan tetapi, kata dia, dana tersebut tidak dapat tersalur sepenuhnya karena jumlah persediaan beras di tingkat petani berkurang.
Target pengadaan beras ini terpaksa direvisi mengingat serapan beras pada 2010 juga mengalami perubahan akibat kondisi cuaca yang tidak menentu, katanya.
Menurut dia, terjadi gagal panen di beberapa daerah yang menjadi sentra produksi beras di Sulsel.
"Melihat kondisi cuaca yang sampai saat ini juga tidak menentu, tampaknya kami juga akan kesulitan untuk mencapai target pengadaan beras sebanyak 230.000 ton," ungkapnya.
Hingga November ini, persediaan beras di Bulog Divre Sulsel hanya mencapai 150.000 ton.
Sebelumnya, Bulog Divre Sulsel sudah mengkhawatirkan pencapaian target pengadaan beras akibat cuaca yang tidak menentu.
"Sampai saat ini, kami masih terus melakukan pembelian beras maupun gabah kering giling dari mitra kerja yang tersebar di sejumlah daerah untuk memenuhi target," tandasnya.
Untuk pembelian beras dari mitra kerja, lanjutnya, Bulog memiliki standar beras tersendiri seperti kandungan kadar air dalam beras dan kebersihan gabah yang berpengaruh pada kualitas beras.
(T.pso-103/N002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
