
Progres pembangunan Bendungan Karalloe Gowa capai 80 persen

Makassar (ANTARA) - Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jeneberang Sulsel Arfandi menyampaikan perkembangan pembangunan tahap II Bendungan Karalloe, Kabupaten Gowa, yang telah mencapai 80 persen.
Arfandi mengatakan pembangunan bendungan ini dilakukan dua tahap yang berasal dari APBN. Tahap pertama dengan nilai Rp578 miliar dan tahap kedua senilai sekitar Rp689 miliar.
"Untuk paket satu, kontrak tahun 2013 dan selesai di tahun 2019. Untuk paket dua, pelaksanaan konstruksi 25 Mei 2018 hingga 9 Desember 2021. Saat ini progresnya sudah di atas 80 persen," kata Arfandi dalam keterangannya di Makassar, Ahad.
Ia menjelaskan bendungan ini memberikan beragam manfaat diantaranya irigasi 7.004 hektare, air baku kurang lebih 440 liter/detik, pembangkit listrik tenaga air kurang lebih 4,5 MW, pengendali banjir, konservasi sumber daya air, dan pengembangan pariwisata.
Sasaran dari bendungan ini yakni mampu meningkatkan cadangan air, peningkatan luas tanam dari empat ribu hektare menjadi 7.004 hektar, peningkatan intensitas tanam dari 150 persen menjadi 250 persen, dan peningkatan taraf hidup masyarakat.
Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengaku takjub dengan desain bendungan itu. Selain bermanfaat untuk pengendali banjir dan mengairi lahan, juga bisa menjadi objek wisata, dengan menghadirkan spot pemandangan yang indah.
"Alhamdulillah bendungan ini adalah Proyek Strategis Nasional (PSN) saat ini sudah di atas 80 persen kemajuannya. Insya Allah, tahun depan sudah selesai. Dengan kapasitas mengairi 7.004 hektare dan tenaga listrik 4,5 MW," ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
