
Pembangunan Infrastruktur Desa Perlu Dipadu

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pembangunan infrastruktur desa yang belum tersentuh perlu dipacu agar sejajar dengan desa lainnya yang sudah lebih maju. Infrastruktur yang dirasakan mendesak pembangunannya adalah adalah infrastruktur jalan.
Karena itu, Bupati Bantaenbg, HM Nurdin Abdullah di Bantaeng, Senin, berharap kepada masyarakat agar memberi dukungan kepada Kepala Desanya untuk segera menyusun program yang dapat menyentuh kepentingan warganya.
Menurut Bupati, Kades pilihan rakyat hendaknya dapat dimaknai dengan baik sebab pemerintah hanya membukakan jalan untuk peningkatan kesejahteraan, selebihnya tergantung kepada masyarakat itu sendiri.
Agar akses transportasi dan percepatan pembangunan bisa dilakukan, Bupati berharap, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh potensi yang ada memberikan dukungan karena pembangunan memerlukan proses.
"Pembangunan itu tidak serta merta begitu direncanakan sudah langsung bisa diwujudkan, tapi ada proses yang harus dilalui," terangnya seraya member contoh pembangunan yang dilakukan dalam dua tahun empat bulan terakhir.
Akselerasi pembangunan yang dilakukan di daerah berjuluk Butta Toa ini lebih cepat dibanding daerah lainnya di Sulsel. Ini dilakukan Karena Pemda ingin mengembalikan kejayaan Bantaeng agar menjadi daya tarik.
"Kita mau orang-orang berkunjung ke Bantaeng. Jangan hanya melintas. Karena itu dibangun sejumlah fasilitas mulai dari pesisir hingga ke gunung. Dan dari batas Jeneponto hingga ke batas Kabupaten Bulukumba," urainya.
Untuk memberikan ketenangan di bidang kesehatan, Pemda melalui Brigade Siaga Bencana (BSB) telah menyiapkan 20 orang dokter dan 16 perawat untuk mengawal ambulance yang siap menjemput masyarakat yang sakit.
"Cukup menghubungi 113, ambulance akan meluncur dan tanpa bayaran," tambah Bupati Bantaeng yang berharap Kepala Desa tidak terpengaruh politik praktis agar warganya tidak terkotak-kotak.
"Saya berharap, Kades mengambil langkah netral agar warga kita tidak terkotak-kotak dan pada akhirnya akan berpengaruh. Dengan begitu, harapan membangun negara ini yang dimulai dari Bantaeng bisa terwujud," terangnya seraya mengemukakan pembangunan fasilitas kesehatan yang ditandai pembangunan rumah sakit bertaraf internasional.
Rumah sakit berlantai delapan tersebut sudah diawali dengan pembangunan ruang gawat darurat moderen yang kini dalam tahap perampungan. Fasilitas wisata pantai Marina Beach Korong Batu juga segera terwujud dan akan disusul pembangunan industri pengolahan rumput laut oleh investor Rusia. (T.pso-102/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
