
Disbudpar Makassar Tetapkan 10 Objek Andalan

Makassar (ANTARA News) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar menetapkan 10 objek daya tarik wisatawan yang akan menjadi andalan pariwisata Makassar menjelang tahun kunjungan wisatawan 2011 mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid saat melakukan pertemuan dengan pelaku industri pariwisata di Museum Kota Makassar, Kamis, melakukan inventarisir objek pariwisata andalan kota Makassar yang akan menjadi lokasi yang akan dikunjungi wisatawan baik mancanegara maupun domestik di wilayah ini.
"Dalam kegiatan itu, kami telah meminta seluruh stakeholder maupun pelaku industri memberikan masukan mengenai objek wisata apa saja yang memiliki keunggulan untuk ditawarkan ke wisatwan yang berkunjung ke daerah ini," kata dia.
Dalam rapat tersebut, sejumlah stakeholder seperti perwakilan dari Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Sulsel, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Lingkar Penulis Pariwisata (LPP) Makassar dan beberapa organisasi kepariwistaan lainnya cukup antusias memberikan masukan objek-objek yang menjadi daya tarik wisatawan.
Kesepuluh objek daya tarik yang menjadi kesepakatan itu diantaranya objek tempat ibadah yang memiliki nilai sejarah seperti Klenteng Xian Ma, Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido Makassar, Mesjid Al Markaz Al Islami dan Mesjid Raya yang menyimpan benda-benda bersejarah perkembangan agama Islam di Sulawesi Selatan.
Pusat kerajinan seperti pusat pembuatan kerajinan perak di Borong Raya, Antang dan pembuatan tenun Sutera di Jalan Onta Lama juga diusulkan menjadi objek yang menarik.
Museum Kota Makassar yang menjadi pusat sejarah berdirinya kota Makassar juga diusulkan untuk dijadikan salah satu objek wisata utama menjelang Visit Makassar Year 2011 bersama dengan tempat bermain Trans Studio yang merupakan "indoor" terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Tempat pelelangan ikan (TPI) Rajawali, pelabuhan tradisional Paotere, Benteng Ford Roterdam dan tugu Monumen Mandala juga menjadi perhatian pelaku industri pariwisata untuk dijadikan objek andalan pariwisata Makassar.
Kadisbudpar Makassar dalam kesempatan itu juga meminta dukungan unit kerja lainnya seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Keindahan dan Kebersihan Kota Makassar untuk membenahi wilayah-wilayah yang akan ditunjuk sebagai objek andalan pariwisata Makassar tahun mendatang.
"Kami berharap dukungan unit kerja maupun stakeholder lainnya bisa memberikan dukungan dalam menyambut tahun kunjungan wisatawan mendatang," pintanya.
Selain itu, Pemkot Makassar berencana akan melakukan pembinaan sejumlah rumah makan maupun restoran yang telah terdaftar sebagai tempat yang akan menyajikan kuliner khas kota Makassar maupun Sulawesi Selatan.
Pusat penjualan makanan dan jajanan tradisional kota Makassar seperti sop konro bakar, Coto Makassar, Pisang Epe, ulu juku (sup kepala ikan) hingga masakan khas lainnya juga akan fokus pembenahan Pemkot Makassar dan stakeholder lainnya untuk membenahi penyajian hingga pelayanan terhadap setiap tamu yang datang berkunjung ke daerah ini. (T.KR-HK/S006)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
