
Bupati Luwu Tolak Mobil Baru

Makassar (ANTARA Sulsel) - Bupati Luwu Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Mudzakkar menolak memakai mobil baru sebagai kendaraan dinas dan lebih memilih mobil yang digunakan oleh bupati sebelumnya.
"Sebelum maju sebagai calon bupati pada Pilkada 2008 saya sudah katakan kepada masyarakat bahwa jika terpilih menjadi bupati Luwu tidak akan menggunakan fasilitas secara berlebihan termasuk kendaraan dinas, "kata Mudzakkar di Makassar, Kamis.
Dana dari APBD 2009 yang dialokasikan untuk pembelian kendaran dinas bupati dan wakil bupati lebih baik dialihkan untuk pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak, ujarnya.
Cakka, sapaan akrab Andi Mudzakkar menyatakan, dana yang dialokasikan untuk membeli kendaraan dinas bupati dan wakil bupati akan dimanfaatkan untuk penerangan jalan di desa yang hingga kini masih banyak yang belum tersentuh penerangan listrik.
"Sangat tidak manusiawi jika seorang bupati lewat didepan warganya dengan kendaraan dinas bernilai ratusan juta rupiah sementara rakyatnya hidup dalam keterbatasan, "tutur Cakka yang dilantik menjadi bupati Luwu bersama wakilnya Syukur Bijak pada 13 Februari 2009.
Selain menolak kendaraan dinas baru, Cakka juga telah memprogramkan peningkatan SDM staf di jajaran pemerintah kabupaten Luwu, khususnya guru di berbagai tingkatan.
Pemkab Luwu akan memulai program ini pada 2009 terhadap guru mulai dari tingkat SD hingga SMA yang belum sarjana untuk mengikuti pendidikan di perguruan tinggi untuk meraih gelar sarjana (S1).
"Karena jumah guru yang mencapai ratusan orang, maka program pendidikan untuk meningkatkan SDM dilaksanakan secara bertahap hingga lima tahun kedepan sampai seluruh guru di kabupaten Luwu menjadi sarjana.
(T.S016/S006)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
