Logo Header Antaranews Makassar

Makassar Target Ikan Budidaya Hingga 70 Ton

Kamis, 13 Januari 2011 03:54 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Makassar menargetkan penambahan ikan budidaya hingga 70 ton pada 2011 agar daerah itu dapat berkontribusi terhadap target swasembada ikan seperti yang dicanangkan Kementerian Perikanan dan Kelautan.

Kepala Dinas Perikanan, Kelautan dan Tanaman Pangan Syaiful Saleh di Makassar, Rabu, mengatakan, ada dua kecamatan yang akan didorong bagi peningkatan kapasitas hasil ikan budidayanya.

Kedua kecamatan itu adalah kecamatan Tamalate dan Tamalanrea. Budidaya ikan yang dikembangkan berbasis ikan air tawar. Upaya ini merupakan salah satu impelementasi program minapolitan dari pemerintah pusat.

"Kita ingin berkontribusi dalam swasembada ikan seperti yang dicanangkan oleh Kementrian Perikanan dan Kelautan," ujarnya.

Untuk mendukung upaya itu, pemerintah telah menunjuk beberapa petani budidaya ikan untuk mendapat bantuan bibit ikan.

Selain bantuan bibit ikan, pemerintah juga memberi bantuan terpal agar budidaya tersebut aman dari serangan hama penyakit.

"Tahun ini Pemkot menyiapkan anggaran sebesar Rp30 juta untuk bantuan tersebut. Di samping itu pemerintah pusat juga memberi bantuan yang sama sebesar Rp300 juta melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)," katanya.

Rencananya bantuan ini akan disalurkan secara bertahap dengan cara per triwulan agar proses pembudidayaan dapat berkesinambungan setelah masa panen selama tiga bulanan.

Ia mengharapkan, dengan adanya bantuan ini, Makassar optimis produksi ikan budidaya bisa naik sekitar 50 persen dari hasil produksi sebelumnya sekitar 30 ton/bulan.

Ia juga tidak khawatir jika hasil budidaya tidak terserap pasar. Sebab jenis ikan yang dikembangkan berupa ikan lele yang telah memiliki pasar khusus seperti rumah makan dan antar pulau.

Sebelumnya pemerintah pusat mendorong masyarakat mengkonsumsi ikan sebagai sumber protein terbesar dan mendukung program tersebut. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan hasil produksi ikannya, baik ikan tangkap maupun ikan budidaya. (T.KR-MH/S019)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026