Logo Header Antaranews Makassar

BKP Minta Warga Tanam Cabai di Pekarangan

Jumat, 14 Januari 2011 13:14 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Kepala Badan Ketahanan Pangan Sulawesi Barat, Hj.Suharnati, meminta warga memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam cabai seiring dengan meroketnya harga cabai saat ini.

"Kami berharap, warga khususnya dari kalangan kelompok ibu rumah tangga untuk memaksimalkan pekarangan rumah dengan menanam cabai, tomat, sayuran maupun tanaman lainnya untuk meringankan beban ekonomi rumah tangga di saat harga sejumlah kebutuhan pangan meroket,"kata Suharnati di Mamuju, Jumat.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan ini sangat positif karena bisa membantu menekan biaya ekonomi dan berfungsi menciptakan lingkungan yang hijau.

"Jangan biarkan pekarangan rumah yang luas itu tidak difungsikan dan lebih baik kita lakukan dengan bercocok tanam karena memiliki fungsi ganda,"paparnya.

Ia menjelaskan, saat ini hampir semua wilayah di Indonesia dihadapkan dengan persoalan melambungnya harga cabai.

"Selama ini yang dibahas dalam sidang tingkat kabinet di Jakarta adalah persoalan penanganan beras, namun masalah cabai juga dibicarakan pada sidang kabinet dengan membutuhkan waktu yang panjang. Ini menunjukkan persoalan cabai sangat penting dilakukan agar ketersediaannya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,"paparnya.

Dia menjelskan, pihaknya pada 2010 telah menyiapkan anggaran sebesar Rp150 juta melalui Anggaran pendapatan Belanja Daerah untuk membiayai program-program pemanfaatan pekarangan.
"Alokasi Dana tersebut diperuntukkan untuk membantu 25 desa dari 66 desa yang disentuh dalam kegiatan program "Bangun Mandar" salah satu gerakan pembangunan desa berbasis masyarakat mandiri, katanya.

Ia mengatakan, 25 desa tersebut dibagi rata pada lima kabupaten masintg-masing lima desa di setiap kabupaten yakni Polewali Mandar, Mamasa, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara.

Dikatakannya, bantuan yang disiapkan BKP untuk kegiatan "Bangun Mandar" ini bukan dalam bentuk uang tunai melainkan dalam bentuk bantuan bibit tanaman pangan, namun, anggaran sebesar itu sebelumnya akan dilaksanakan oleh pihak ketiga untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan itu.

"Bantuan bibit yang akan diberikan ini juga bagian untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan bagi masyarakat di perdesaan," tuturnya.

Suharnati menambahkan, pada tahun anggaran 2011juga akan kembali melakukan kegiatan yang sama agar masyarakat lebih meningkatkan pemanfaatan pekarangan rumah melalui penyaluran bibit tanaman kepada kelompok tani. (T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026