Logo Header Antaranews Makassar

Produksi Ikan Majene Surplus 4.000 Ton

Jumat, 7 September 2012 08:39 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Badan Ketahanan Pangan-Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BKP-P4K) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menyebutkan surplus ikan sepanjang 2012 di daerah itu sebanyak 4.000 ton.

"Setelah kita melakukan perimbangan antara produksi ikan selama satu tahun dengan jumlah kebutuhan seluruh warga Majene, ternyata produksi ikan di Majene mengalami surplus hingga 4.000 ton. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding beberapa tahun sebelumnya," kata Kepala BKP-P4K Majene Taswin Tambaru di Majene, Jumat.

Dengan potensi ikan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait memiliki peluang untuk melakukan pengembangan sehingga surplus produksi tersebut tetap bisa dimanfaatkan, baik melalui pengembangan usaha maupun beberapa potensi menguntungkan lainnya.

Saat ini, perairan Majene tercatat memiliki potensi ikan sebesar 18 ribu ton per tahun dan dengan jumlah produksi sebesar 6.500 ton per tahun, bahkan masih tersisa sebanyak 2.500 ton per tahun hingga mampu mencapai target produksi yang ditetapkan Pemkab Majene.

"Jumlah tersebut belum termasuk produksi ikan yang disuplai oleh nelayan asal Majene namun wilayah penangkapannya bukan di perairan Majene sebab selama ini nelayan kita terkenal melakukan penangkapan hingga ke perairan pada kabupaten lain di Sulbar maupun di Sulawesi Selatan," ujar Taswin.

Selain itu, masih terdapat tambahan suplai ikan air tawar hasil dari pengelolaan tambak oleh petani tambak di daerah itu sehingga sangat memungkinkan jika terjadi surplus ikan sepanjang tahun ini dan meningkat di banding tahun sebelumnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Majene, Fadlil Rasyid mengatakan kebutuhan ikan Majene pada dasarnya telah cukup dari hasil produksi yang ada, namun masih terdapat suplai ikan dari kabupaten lain.

"Selama ini, hampir setiap hari terdapat suplai ikan ke Majene dari Kabupaten Sinjai, Sulsel. Ikan yang disuplai tersebut merupakan beberapa jenis ikan yang langka bahkan tidak ditemukan di perairan Majene, seperti ikan layang," jelasnya menyebutkan.

Adanya beberapa suplai ikan, baik melalui produksi lokal dan suplai dari luar daerah dianggap menjadi salah satu faktor pendukung produksi ikan di Majene meningkat drastis dan mengalami surplus yang berlebihan.
(T.KR-AHN/S016)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026