
Harga Sembako Naik Jelang Peringatan Maulid

Makassar (ANTARA News) - Harga sembako di sejumlah pasar tradisional Makassar naik sekitar 10 persen dari harga stabil menjelang peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW.
"Kalau biasanya harga telur Rp25 ribu per rak, kini harus ditebus Rp27.500 per rak," kata salah seorang pembeli H Syamsiah di Pasar Terong, Makassar, Minggu.
Dia mengatakan, selain harga telur mengalami kenaikan, minyak goreng curah juga naik Rp500 per liter dari harga stabil Rp8.500 per liter.
Sementara harga minyak goreng kemasan, lanjut dia, dijual dengan harga bervariasi sesuai dengan merk dagangnya mulai Rp25 ribu untuk dua kilogram hingga Rp27 ribu perdua kg.
Kenaikan harga telur dan minyak goreng, diikuti pula kenaikan harga beras, karena saat ini baru sebagian wilayah pertanian Sulsel yang panen.
"Harga beras berkualitas baik ditingkat penggilingan mencapai Rp208 ribu per zak (50 kg), sedang beras ditingkat distributor rata-rataRp6.100 perkg, sehingga pengecer menjualnya Rp6.200 per kg," kata pedagang beras H Rasyid di Pasar Terong, Makassar.
Sedang beras kualitas medium, lanjut dia, bertahan pada harga Rp5.600 - Rp5.800 per kg. Padahal dalam kondisi normal atau puncak panen harganya hanya Rp5.300 per kg.
Menanggapi hal itu, ia berharap agar pemerintah dapat mengantisipasi kenaikan harga setiap menjelang hari raya keagamaan, karena rata-rata tingkat kebutuhan tinggi, sementara harga pasar biasanya dimainkan oleh para spekulan. (T.S036/F001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
