
PLTMH Bantaeng Bisa Aliri 3.500 Rumah

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) Bantaeng yang memanfaatkan aliran sungai Batumassong di Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu bisa mengaliri 3.500 rumah.
Dengan kapasitas 3,2 Mega Watt (MW), pembangkit yang segera dibangun itu diharapkan menambah kebutuhan tenaga listrik di kabupaten berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini.
Hal itu terungkap dalam expose yang dilakukan Andik, Ketua Tim Survey Potensi Energy PLTMH PT Mega Power Makmur di hadapan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah di Bantaeng, Selasa.
Expose yang dihadiri Kadis Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi H Abd Gani, Kadis Pekerjaan Umum dan Praswil Arsyad Borahima, dan sejumlah petinggi Pemda Bantaeng tersebut juga mengungkap potensi kemungkinan penambahan kapasitas dari 3,2 MW menjadi 5,2 MW karena kapasitas air di sungai itu yang masih memungkinkan.
Bila pembangkit lainnya juga dimanfaatkan maksimal, kehadiran PLTMH setidaknya dapat membantu mewujudkan Bantaeng menjadi daerah mandiri energy.
Hingga kini, kebutuhan daya listrik di Kabupaten Bantaeng mencapai 4-5 MW dan dalam waktu singkat diprediksi mencapai 20 MW. "Inipun masih kurang bila semua program Pemda berjalan," tambah Andik.
Agar pemanfaatan pembangkit ini dapat digunakan dalam jangka panjang, PT Mega Power Makmur akan memasang mesin buatan Cheko. Pembangunan PLTMH ini tak mengubah struktur tanah, dan tidak berpengaruh terhadap ekology, hydrologi dan morfologi.
Karena itu, pihaknya akan melakukan pelatihan terhadap operator pembangkit tersebut. Dia juga mengatakan, masa konstruksi PLTMH Bantaeng mencapai 1,5 tahun.
Usai pemaparan, Tim Survey PLTMH bersama Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi H Abd Gani melakukan kunjungan lapangan.(T.KR-AAT/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
