Logo Header Antaranews Makassar

Gorontalo Siap Adopsi Jagung Transgenik

Senin, 28 Februari 2011 10:56 WIB
Image Print

Gorontalo (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Gorontalo menyatakan siap mengadopsi teknologi jagung transgenik, meski belum mengantongi izin resmi dari pemerintah pusat.

"Tapi Menteri pertanian sudah memberi izin tidak tertulis kepada pemerintah Gorontalo, untuk mencoba jagung transgenik dalam skala kecil-kecilan," ujar Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Senin.

Meski produk yang diperoleh melalui rekayasa genetik itu masih kontroversial, namun jagung transgenik diharapkan bisa membantu petani menghemat biaya produksi.

Keunggulan jagung transgenik diantaranya tahan terhadap serangan hama dan cekaman biotik seperti kekeringan.

"Dengan teknologi baru ini petani tidak perlu pestisida dan bisa mendongkrak nilai tukar petani. Ini bisa jadi solusi mengatasi ancaman adanya krisis pangan," jelasnya.

Untuk memulai langkah itu, pemerintah provinsi menggandeng perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, Monsanto.

Terkait keunggulan produk transgenik, pakar ilmu hama dari Universitas Gadjah Mada, Andi Trisyono mengatakan perlu kehati-hatian dalam menerapkan teknologi itu.

Dari pengalamannya dalam uji coba kapas transgenik, menunjukkan serangga atau hama tak selalu bisa diatasi.

"Serangga sifatnya muda beradaptasi, sehingga suatu saat tetap bisa menerobos pertahanan tanaman transgenik," ungkapnya.

Ia menilai teknologi yang sudah diterapkan negara-negara maju itu, sangat memungkinkan diterapkan di Gorontalo, dengan mempersiapkan penelitian lebih lanjut soal hama.

Tak hanya itu, lanjutnya, pemerintah juga harus bisa memastikan produk itu aman bagi kesehatan masyarakat.(T.D015/B008)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026