Logo Header Antaranews Makassar

BRI Peka Terhadap Pembangunan Bantaeng

Sabtu, 12 Maret 2011 03:36 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah menilai, BRI cabang Bantaeng sangat peka terhadap pembangunan di daerah ini, namun untuk mewujudkannya, tentu membutuhkan dukungan dari Kantor Wilayah.

Hal itu dikemukakan Bupati saat menyambut kunjungan para petinggi BRI Wilayah Makassar di Bantaeng, Jumat, yang terdiri dari Wakil Pemimpin Wilayah BRI Makassar, Sutarto bersama Kacab BRI Bantaeng Widayat, Kepala Kredit Program Kantor Wilayah Darmanto dan sejumlah petinggi bank BUMN itu.

Sedangkan Bupati didampingi Sekda HM Yasin MT, Kadis Koperasi dan UKM Bahtiar Karim, Kadis Perindag Tamben H Abd Gani, Kadis Pertanian dan Peternakan H Syamsu Alam, Kadis PU dan Praswil Arsyad Borahima, Kabag Pembangunan Iskandar Adam, Kabag Humas Alam Nur dan sejumlah petinggi serta Kepala Kecamatan.

Bupati menilai kunjungan ini sebagai berkah bagi masyarakat Bantaeng, terutama para pemangku kepentingan sebab kedatangan para petinggi itu untuk membantu pembangunan daerah ini, terutama usaha kecil menengah (UKM).

Bupati mengemukakan perkembangan pembangunan di Bantaeng dalam dua tahun terakhir, selain pembangunan sejumlah industri berbasis ekspor dan yang segera dibangun, seperti industri tapioka, dan industri cuka.

Komoditi terbaru yang sedang dikembangkan, tambah Bupati adalah talas yang juga berbasis ekspor. Untuk pengembangan tanaman ini, Bupati mengakui masih terkendala bibit.

Di sepanjang pantai, dikembangkan rumput laut. Tanaman ini juga diminati pengusaha Rusia yang kini sedang membuat grand desain. Salah satu kendala yang dihadapi untuk mendorong sektor industri adalah keterbatasan daya listrik.

Kebutuhan listrik yang selama ini hanya 5 MW diperkirakan mencapai 20 MW pada 2013 menyusul maraknya pembangunan fisik termasuk pembangunan rumah sakit moderen berlantai delapan serta sejumlah hotel.

Untuk menyiasati keterbatasan itu, kini Pemda mengembangkan PLTMH yang bisa mencapai 20-an MW, ujar Bupati Bantaeng seraya mengemukakan sejumlah bantuan BRI untuk pengembangan Pusat Jajan Serba Ada (Pujasera) di sepanjang Pantai Losari Lamalaka.

Wakil Pemimpin Wilayah BRI Makassar Sutarto mengatakan, kunjungannya ke Bantaeng merupakan kelanjutan dari kerjasama yang dilakukan antara Kantor Cabang BRI dengan Pemda Bantaeng, sejak Januari 2011.

Menurut dia, dana yang dihimpun BRI dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk kredit untuk membiayai sektor produktif agar terjadi peningkatan pendapatan melalui peningkatan lapangan kerja.

Peningkatan ekonomi riil tersebut tentunya juga mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, BRI ingin berkontribusi lebih, terang Sutarto seraya memperkenalkan produk layanan terbaru dari BRI untuk pengelolaan kas daerah yang diberi nama Cash Management System (CMS).

Produk layanan berbasis internet ini lebih memudahkan transaksi keuangan sehingga menjadi solusi terbaik dan hemat biaya, waktu maupun percepatan informasi, ujarnya.(T.KR-HK/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026