
Mahasiswa Unhas Tanam Bakau di Bantaeng

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Mahasiswa Fakultas Kelautan Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas) menanam pohon bakau (mangrove) di kawasan wisata Pantai Marina Korong Batu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Minggu.
Penanaman sebanyak 1.000 batang mangrove tersebut dilakukan di sepanjang pantai bagian belakang yang menghubungkan aliran sungai di sekitar kawasan wisata tersebut.
Penanaman yang dipandu 20 dosen bersama Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah tersebut merupakan bagian dari praktek kerja lapang terpadu 150 mahasiswa semester IV hingga semester VI, terang Ahmar Mallawa, dosen yang turut memandu penanaman tersebut.
Menurutnya, penanaman mangrove diharapkan menjadi lahan konservasi, menahan gerusan air dan sekaligus mempersubur lahan sehingga kelak juga menjadi tempat makan ikan serta dapat mengundang ikan besar ke kawasan ini.
Menurut Ahmar Mallawa, selain menanam mangrove, mahasiswa juga melakukan praktek penangkapan ikan bersama nelayan agar mendapat pengalaman lapangan setelah memperoleh teori di kampus.
Ini sesuai dengan program studi pemanfaatan sumber daya ikan dan manajemen sumber daya perairan, ujarnya seraya mengemukakan kesiapan pihaknya membantu Pemda Kabupaten Bantaeng untuk meningkatkan budidaya perikanan serta pengembangan rumput laut di bagian selatan Sulsel.
Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya segera melakukan kerjasama dengan Dinas Perikanan Bantaeng serta lintas sektor terkait lainnya untuk melakukan pengadaan kebun bibit dan budidaya lainnya.
Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah menyambut baik kepedulian mahasiswa Fakultas Kelautan Jurusan Perikanan Unhas terhadap upaya budidaya dan pengembangan sumber daya kelautan di daerah ini.
"Kami berterima kasih atas perhatian para mahasiswa Unhas yang tak hanya memberi perhatian pada pelestarian alam dengan menanam mangrove tetapi juga terhadap upaya budidaya yang segera dilakukan di daerah berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini," ucapnya.
(T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
