Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Tanpa Target di Kejurnas

Sabtu, 30 April 2011 03:09 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan tidak memiliki target khusus pada kejuaraan nasional silat di Bangkinan, Kampar Riau, 20-27 Juli 2011.

Keputusan Sulsel memilih tidak mematok target tak lepas dari keinginan menjadikan kejurnas tersebut sebagai laga uji coba sebelum menghadapi kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012.

"Tujuan utama kita mengikuti kejurnas adalah melihat kondisi terakhir dari calon lawan sambil mematangkan mental atlet yang akan kita turunkan pada Pra PON tahun depan," jelas pelatih silat Sulsel, Ashari, di Makassar, Jumat.

Menurut Ashari, keputusan pihaknya tidak menetapkan target mengingat hasil pada kejurnas nanti juga tidak akan mengubah komposisi atlet yang diturunkan memperkuat Indonesia di Sea Games 2011.

"Kejurnas nanti tidak lagi menjadi penilaian untuk menentukan atlet yang dipersiapkan menghadapi Sea Games. Saya kira seluruh tim juga memiliki tujuan sama dengan lebih fokus menghadapi Pra PON dibandingkan target," katanya.

Mengenai keputusannya yang tidak memasang target karena takut jika akhirnya target tersebut gagal terwujud. Ashari membantah dengan alasan setiap tim yang berlaga memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi terbaik.

Menghadapi kejurnas nanti, Sulsel tetap menyiapkan 14 atlet yang terdiri dari sembilan putra dan lima putri. Seluruh atlet yang terpilih akan diturunkan pada setiap nomor yang dipertandingkan.

Beberapa atlet yang kemungkinan besar akan ditampilkan diantaranya, Awaluddin (45-50kg), Ibrahim (50-55kg), Abd Haris/Hasanuddin (55-60kg), Arfan (60-65kg), Arsan Anwar (65-70kg),Ahmad Siddiq Maulana (70-75), Muchlis (75-80kg), Sultan dan Eja Rahmat dinomor 85 dan 90 kg.

Sedangkan untuk putri terdapat beberapa nama diantaranya, Elis, Faizawati, Hariani Yahya, Kasmawati dan Asmidar.

"Namun atlet itu masih memungkinkan berubah jika pada perkembangan nanti justru mengalami penurunan kualitas," ujarnya. (T.KR-MH/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026