
Anggota DPD Berkunjung ke Kampus STIE Muhammadiyah

Mamuju (ANTARA News) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, Mulyana Isham, berkunjung ke kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah, Mamuju, Sulawesi Barat, dalam masa reses yang dilaksanakan di wilayah itu.
Kunjungan Mulyana Isham ke kampus Sekolah Tingggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah, Sabtu, disambut para dosen dan ratusan civitas akademika STIE Muhammadiyah guna mengikuti dialog untuk menyerap aspirasi dari kampus tersebut.
Dialog yang berlangsung sekitar dua jam itu diikuti oleh para mahasiswa dengan antusias. Mereka menyampaikan pertanyaan maupun masukan dalam rangka mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan di bidang pendidikan maupun pembangun di bidang lainnya.
Dalam kesempatan itu, Mulyana Isham menyampaikan rasa bangga dan salut atas sumbangsih saran yang disampaikan oleh para mahasiswa.
"Ini sangat menggembirakan karena ternyata mahasiswa STIE memiliki keberanian mengritik kampusnya meskipun tengah berada dihadapan para dosen. Dulu di masa saya, tak banyak mahasiswa yang berani menyampaikan kritikan jika ada dosen," kata Mulyana.
Karena itu, kata dia, para mahasiswa selaku generasi muda tetap memiliki keberanian untuk menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan daerah sehingga kelak Sulbar bisa lebih baik untuk mengejar ketertinggalan dari provinsi yang sudah mapan.
"Mahasiswa merupakan aset berharga yang harus siap menjadi penerus atau pelanjut generasi yang sudah tua-tua. Makanya, tingkatkan kemampuan diri dengan banyak membaca sebagai bahan referensi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan itu sendiri. Yakin lah, ilmu yang kita dapatkan akan berguna dikemudian hari dalam rangka menggapai harapan untuk menata hidup ini menjadi lebih baik," pesannya.
Mulyana mengemukakan, dirinya mengunjungi kampus itu untuk mendengar aspirasi dari mahasiswa di Mamuju dan akan disampaikan ke pemerintah pusat.
"Kami hanya bisa menyerap aspirasi namun kami juga belum berdaya karena memiliki keterbatasan kewenangan,"ungkapnya.
Dia mengemukakan, kampus STIE masih sangat butuh perhatian khususnya pembangunan gedung yang dinilai belum representatif untuk dijadikan tempat kuliah.
"Kalau bisa kampus ini dicarikan lokasi baru ke tempat yang jauh dari kebisingan. Ini penting untuk dipikirkan agar mahasiswa bisa lebih tenang mengikuti proses perkuliahan di kampus ini,"pesannya.
Ia juga mengingatkan, agar para mahasiswa di Mamuju khususnya STIE Muhammadiyah bisa mengkampanyekan wajib pendidikan agar tidak ada pemuda putus sekolah.
"Jika menemukan ada anak putus sekolah maka wajiblah kita sebagai mahasiswa untuk mendorong agar tak putus sekolah," ujarnya.(T.KR-ACO/F001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
