Logo Header Antaranews Makassar

Warga Majene Datangi TPS Pilih Cabup-Cawabup

Kamis, 12 Mei 2011 10:41 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Warga masyarakat di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat antusias mendatangi tempat pemungutan suara (TPS), untuk memilih calon bupati dan calon wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang berlangsung, Kamis.

Pemantauan ANTARA di Majene, Kamis melaporkan, warga di daerah itu sejak pagi hingga siang tetap berbondong-bondong mendatangi TPS, guna memilih calon pemimpin mereka lima tahun mendatang.

Pada pesta demokrasi tingkat lokal di daerah ini, empat pasangan calon bertarung meliputi pasangan nomor urut satu, Arifin Nurdin-Risal Muchtar, pasangan nomor urut dua, Rizal Sirajuddin-Rusbi Hamid, pasangan nomor urut tiga, Kalma Katta-Fahmi Massiara dan pasangan Cabup Andi Sukri Tammalele dan pasangannya, Hj.Saharia.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene, Hj. Hadijah Katta mengatakan, proses pelaksanaan Pilkada berlangsung tanpa ada hambatan yang berarti.

"Hari ini seluruh warga Majene yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) mulai menentukan hak pilihnya pada masing-masing TPS yang jumlahnya mencapai 364 TPS tersebar pada delapan kecamatan," kata dia.

Ia mengemukakan, empat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati akan memperebutkan 1.886 suara sesuai dengan data yang ada dalam DPT.

Dalam daftar rekapitulasi jumlah pemilih, pemilih terbanyak berada di Kecamatan Banggae 24.171 orang, menyusul di Kecamatan Banggae Timur 19.606 pemilih, Kecamatan Sendana 14.303 pemilih.
Selain itu di Kecamatan Pamboang 13.902 pemilih, Kecamatan Malunda 10.796 pemilih, Kecamatan Tammerodo Sendana 7.332 pemilih, Kecamatan Mulumanda 5.589 pemilih, dan Kecamatan Tubo Sendana 5.451 pemilih.

"Kita berharap warga masyarakat menyempatkan diri mendatangi TPS untuk menentukan pilihannya untuk masa depan daerahnya lima tahun mendatang," ungkapnya.

Dikatakannya, para kandidat yang bertarung pada Pilkada Majene tetap menjungjung tinggi rasa saling menghargai apa pun hasil pilihan rakyat.

"Para kandidat harus dewasa menyikapi hasil pilkada demi majunya sistem demokrasi yang telah kita bangun selama ini," ujarnya. (T.KR-ACO/I006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026