Logo Header Antaranews Makassar

Hanura Pecat Dua Kader karena Permalukan Partai

Kamis, 2 Juni 2011 07:58 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Dewan Pengurus Pusat Partai Hati Nurani Rakyat, telah melakukan pemecatan terhadap dua kadernya karena telah mempermalukan partai.

"Selama ini kami telah melakukan pemecatan terhadap dua kader Partai Hanura karena telah melakukan tindakan yang mencoreng nama baik partai," kata Ketua Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselbartra) Dewan Pengurus Pusat Partai Hati Nurani Rakyat, Jurmain Syakur, saat berada di Mamuju, Rabu.

Menurutnya, dua orang yang di-"recall" dari keanggotaan partai , masing-masing anggota DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Provinsi Jawa Timur, yang melakukan perbuatan kasus judi.

"Kader Hanura asal dapil Jatim ini tidak bisa lagi dimaafkan. Makanya, partai Hanura langsung mengambil tindakan untuk memecatnya karena telah mencoreng nama baik partai,"ungkapnya.

Sedangkan kader lainnya yang juga di-"recall" dari keanggotaan partai, kata dia, anggota DPR RI asal daerah pemilihan Jawa Tengah karena sudah setahun tidak pernah masuk kantor tanpa ada alasan yang jelas.

"Yang bersangkutan terpaksa kami pecat karena tak pernah berkantor selama setahun. Ini tidak mencerminkan prilaku sebagai kader Hanura yang mestinya harus memperjuangkan kepentingan rakyatnya,"ungkapnya.

Ia mengatakan, selama ini banyak persoalan bangsa yang harus dibahas di DPR RI, namun kader Hanura yang satu ini sangat mengecewakan sehingga partai melakukan keputusan untuk memberhentikan.

"Saat ini kami sudah mempersiapkan penggantinya. Ini peringatan bagi seluruh kader Hanura yang ada di Indonesia agar tidak memperlihatkan perilaku yang tidak baik terhadap masyarakat,"ucapnya.

Partai Hanura kata dia, tidak menghendaki ada kader yang berbuat melawan hukum termasuk berbuat korupsi maupun berbuat pelecehan seksual.

Karena itu kata dia, kader Hanura agar mampu menghindari kegiatan yang berpotensi merusak citra partai besutan Wiranto ini.

"Kader partai harus berbuat positif kepada rakyat dan jangan justeru berbuat negatif yang bisa merongrong wibawah partai,"katanya.

Ia mengatakan, selama ini Hanura sebagai peserta baru di Pemilu 2009 telah mampu merebut hati rakyat dengan menempatkan 917 kader yang berhasil duduk di parlemen diantaranya 17 orang di DPR RI, 104 DPRD Provinsi dan 796 orang di DPRD Kabupaten.

"Capaian ini cukup signifikan. Makanya, apa yang kita torehkan di Pemilu 2009 harus ditingkatkan lagi untuk memenuhi target 10 juta suara di pemilu 2014.

Karenanya, kata dia, seluruh kader harus bergerak untuk mendapatkan kader baru minimal 29 juta kader di seluruh Indonesia.

"Ada 77 dapil yang menjadi bidikan Hanura di Pemilu 2014 dengan merekrut kader minimal 29 juta dengan perolehan suara 10 juta suara,"kata dia.(T.KR-ACO/Y006)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026