
Wabup Pantau Pelayanan RSUD Polman

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Wakil Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Najamuddin Ibrahim melakukan pemantauan langsung terhadap pelayanan yang diberikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polman, sekaligus memastikan tidak ada pasien yang terlantar.
Tanpa sepengetahuan pengelola RSUD, Wakil Bupati Polman, Najamuddin Ibrahim, rabu, mendatangi beberapa kamar perawatan dan secara langsung menanyakan keluhan pasien atas pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit.
Beberapa pertanyaan yang diajukan Wabup terkait pelayanan yang diberikan RSUD dalam menyembuhkan penyakit serta kemajuan yang dirasakan setelah mendapatkan perawatan jika dibandingkan dengan jangka waktu berobat dan peningkatan kondisi pasien.
Selain itu, ia juga menanyakan biaya yang dikeluarkan pasien, sebab pemerintah telah menyediakan fasilitas kesehatan gratis kepada seluruh pasien yang memiliki kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).
"Langkah ini kami lakukan untuk memastikan pelayanan dasar yang diberikan oleh pihak rumah sakit tetap terpenuhi dan memastikan tidak ada keluhan yang dialami oleh warga, karena kita telah menyediakan fasilitas kesehatan gratis," ujar Najamuddin.
Beberapa pasien mengaku pelayanan yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan seluruh pasien, meskipun banyak pasien yang mengaku ruangan yang ditempati sangat sempit, karena setiap kamar terdapat empat hingga lima pasien.
Salah seorang pasien juga mengeluhkan pembayaran yang dikenakan kepada pasien bersalin sebesar Rp50 ribu untuk mengganti biaya pengobatan bayi yang baru saja melahirkan.
Namun, hal tersebut dibantah oleh Direktur RSUD Polman, Nurwan Katta. Menurutnya, pasien tersebut belum melengkapi syarat administrasi sebagai pesien kurang mampu dan setelah syarat administrasinya diselesaikan, biaya yang dikeluarkan akan dikembalikan.
"Memang kami terapkan seperti itu. Bagi pasien yang belum menunjukkan kartu jamkesmas maka untuk sementara dikenai biaya dan setelah pengurusan administrasi dan kartu jamkesmas bisa didaftarkan maka biayanya akan diganti sesuai dengan yang dikeluarkan sebelumnya,"
jelasnya.
Setelah mengunjungi beberapa kamar perawatan, Wabup beserta rombongan juga memberikan motivasi kepada sejumlah pasien untuk tetap bersabar dan tetap mematuhi aturan rumah sakit agar bisa cepat sembuh. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
