Logo Header Antaranews Makassar

Pasien RSUD Polman Minta Rawat Jalan

Rabu, 24 Agustus 2011 01:00 WIB
Image Print

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Sekitar 80 persen pasien di RSUD Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, meminta kepada pihak rumah sakit untuk menjalani rawat jalan agar bisa merayakan lebaran di rumahnya masing-masing.

Hal itu diungkapkan Direktur RSUD Polman, Nurwan Katta di Polman, Selasa. Ia mengaku, keinginan sejumlah pasien tidak bisa dihalangi, sebagian besar pasien yang tengah menjalani perawatan beralasan tetap ingin merayakan lebaran di rumahnya masing-masing meskipun dalam kondisi sakit.

"Untuk beberapa pasien yang kami anggap memungkinkan dirawat di luar terpaksa kami beri izin untuk mendapat rekomendasi rawat jalan. Sebagian besar dari mereka mendesak agar pengajuannya tetap dikabulkan sehingga bisa merayakan lebaran di rumahnya masing-masing," ungkapnya.

Namun, 20 persen dari 180 orang jumlah pasien di RSUD tetap tidak bisa mendapatkan izin untuk menjalani perawatan di luar rumah sakit, karena kondisi beberapa pasien tersebut harus mendapatkan kontrol pemeriksaan secara intensif dari pihak rumah sakit.

Khususnya bagi ibu yang baru melahirkan, Nurwan mengaku, pihak rumah sakit harus melakukan kontrol terhadap kondisi bayi dan kondisi ibu yang melahirkan agar tidak menimbulkan permasalahan baru setelah pasien meninggalkan rumah sakit dan dampaknya bisa berimbas kepada RSUD.

"Kami tidak ingin mendapat resiko setelah memberi izin sejumlah pasien untuk menjalani perawatan di luar rumah sakit dan bisa saja kami yang akan menanggung resikonya jika terjadi beberapa kemungkinan yang tidak diharapkan terhadap pasien," ungkapnya.

Pada lain hal, ia mengaku, dengan adanya momentum lebaran, beberapa pasien termotivasi mempercepat masa penyembuhan baik secara medis maupun non medis dan hal itu dianggap sebagai salah satu metode penyembuhan yang efektif sebab psikologi pasien selalu terdorong untuk lekas sembuh.

Diakui dengan kondisi seperti ini, RSUD menetapkan beberapa kriteria agar pasien tetap menjalani perawatan jika memang belum memungkinkan untuk keluar dan ada juga pasien diberi izin beberapa hari, setelah itu kembali menjalani rawat inap. Sebagian besar di antaranya bisa menjalani perawatan di luar rumah sakit hingga pasien sembuh total.

"Untuk itu, beberapa pasien yang kembali ke rumhanya belum membawa seluruh pakaian serta perlengkapannya, karena tetap kembali ke RSUD menjalani rawat inap setelah merayakan lebaran di rumahnya," tutur Nurwan.

Ia juga mengaku pihaknya tetap melakukan kontrol jarak jauh terhadap beberapa pasien yang ngotot untuk rawat jalan untuk menjaga resiko penyakit beberapa pasien tersebut semakin parah akibat tidak bisa dikontrol secara langsung oleh pihak RSUD.

"Untuk itu, saya berharap semoga dengan momentum lebaran ini menjadi salah satu motivasi tersendiri kepada sejumlah pasien agar lekas sembuh karena terdorong oleh suasana bahagiah dan suka-cita," ungkapnya.
(T.PSO-284/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026