
Muzakkir, Pemerhati Lingkungan Bantaeng

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Muzakkir Serang (56), seorang pensiunan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, meraih penghargaan atas jasanya terhadap lingkungan di sekitarnya.
Warga Jalan Delima No. 9 yang juga Ketua RK itu mengaku sudah puluhan tahun aktif membersihkan lingkungan, menata dan menanam, baik di kediamannya, maupun jalan serta rumah di sekitarnya bila kelihatan tak terurus, katanya di bantaeng, Senin.
Kegiatan tersebut dilakukan usai shalat subuh hingga menjelang jam kantor. Dan, kini sejak pensiun April 2011, Muzakkir mengaku lebih banyak waktu untuk membersihkan dan menanam pepohonan di sekitarnya.
Atas jasanya tersebut, Bapedalda Kabupaten Bantaeng memberikan penghargaan serta sebuah hadiah TV. Penghargaan diberikan Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah pada upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup di halaman Kantor Bupati Bantaeng (20/6).
Pada upacara yang dipimpin Bupati HM Nurdin Abdullah dan dihadiri Wakil Bupati HA Asli Mustadjab, Sekda HM Yasin, Kapolres AKBP Feri Handoko, Dandim 1410 Letkol Infantri Hanom S, Kajari Handoko, Ketua Pengadilan Negeri, anggota DPRD dan pejabat lingkup Pemda Bantaeng tersebut juga diserahkan hadiah hasil lomba kebersihan dan penataan lingkungan.
Untuk tingkat instansi, juara pertama Kantor Bupati Bantaeng, disusul Kantor Pengadilan Negeri, Dinas Kesehatan serta Kantor DPRD masing-masing sebagai pemenang kedua, ketiga dan harapan satu.
Pada tingat kelurahan, panitia menetapkan Kelurahan Letta sebagai juara pertama disusul Kelurahan Tappanjeng, Bonto Sunggu dan Kelurahan Lembang di urutan kedua, ketiga dan harapan satu.
Sedang untuk tingkat sekolah, juara pertama direbut SMK Negeri 1 Bantaeng, juara dua SD Negeri 5 Lembang Cina, juara tiga SMP Negeri 1 Bantaeng dan juara harapan 1 SD Negeri 7.
Sekretaris Bapedalda Kabupaten Bantaeng Ir Rahmaniar MP mengatakan, pemberian penghargaan kepada pemerhati lingkungan dimaksudkan sebagai motivasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.
Penilaian tersebut dilakukan secara tertutup tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. "Kami melakukan pengamatan setiap hari kepada seluruh warga," tuturnya.
Dari sekian banyak warga yang diamati, ternyata hanya Muzakkir yang sangat aktif dan itu dilakukannya sekian lama. Rahmaniar berharap, penghargaan ini mengajak masyarakat lainnya agar sadar terhadap penataan dan kebersihan lingkungan sebab masalah ini sudah menjadi kebutuhan. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
