Logo Header Antaranews Makassar

PAN dan PBR Sulsel Segera Gabung

Senin, 27 Juni 2011 20:06 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional dan DPW Partai Bintang Reformasi Sulawesi Selatan akan duduk bersama membicarakan penggabungan kedua partai ini di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

"Kita mau rapat dengan pengurus PBR dan PAN se-Sulsel, Jumat, (5/7) guna membahas tentang struktur," kata Ketua DPW PBR Sulsel Nur Hasan di Makassar, Senin.

Kata dia, PBR dalam pertemuan tersebut akan meminta untuk diakomodir dalam kepengurusan di DPW PAN Sulsel, maupun di seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN di 24 kabupaten/kota.

PBR se-Sulsel sebelum memutuskan untuk bergabung, sepertinya ingin memastikan diberikan posisi dalam kepengurusan PAN.

Sementara, Sekretaris DPW PAN Sulsel Bukhari Kahar Muzakkar mengatakan pihaknya belum mengetahui adanya agenda pertemuan dengan pimpinan PBR di Sulsel.

"Pertemuan dengan PBR belum diagendakan, karena menunggu penyampaian tertulis dari DPP, meski kesepakatan antara DPP PAN dan DPP PBR sudah diperlihatkan," ujarnya.

Bukhari yang juga Ketua Komisi C DPRD Sulsel mengemukakan, nota kesepakatan (MoU) atas bergabungnya PBR ke PAN sudah ada di DPP dan sudah diperlihatkan kepada seluruh DPW dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

Ia juga mengemukakan, konsekuensi dengan bergabungnya PBR adalah DPW PAN harus melakukan perombakan kepengurusan untuk mengakomodir elite-elite PBR.
"Nanti dalam 'reshuffle' baru diakomodir, mungkin ada penambahan struktur atau pengurus yang tidak terlalu aktif di ganti," ucapnya.

Sementara, salah satu Wakil Ketua DPW PBR Sulsel Wawan Mattaliu mengatakan pihaknya akan menyosialisasikan kepada seluruh pengurus PBR se-Sulsel dengan adanya keputusan DPP tersebut.

PBR di DPRD Sulsel memiliki satu kursi, sementara PAN memiliki tujuh kursi termasuk menempatkan satu kadernya di kursi Wakil Ketua DPRD Sulsel. Bukhari dan Wawan sama-sama di Komisi C yang membidangi keuangan. (T.pso-099/H-KWR)





Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026