
Nadine Jadi Putri Wisata Mamuju

Mamuju (ANTARA News) - Bupati Mamuju, Suhardi Duka, menobatkan mantan Putri Indonesia Nadine Chandra Winata, menjadi putri duta wisata Mamuju, Sulawesi Barat, pada peringatan Hari Jadi Mamuju ke-471 tahun 2011.
Penobatan Nadine Chandra Winata sebagai putri duta wisata Mamuju ini ditandai dengan pengalungan sarung sutera Mandar, di Mamuju, pada sidang istimewa DPRD Kabupaten Mamuju dalam rangka peringatan hari jadi Mamuju, Kamis.
Penobatan Nadine tersebut turut dihadiri Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, para tokoh adat, tokoh masyarakat beserta pejabat lingkup SKPD serta unsur muspida kabupaten Mamuju.
Bupati Suhardi Duka mengatakan, penobatan Nadine sebagai putri wisata sekaligus diangkat menjadi "Keke Bainena Mamuju" (putri Mamju).
"Kami memilih Nadine sebagai duta wisata Mamuju karena intergritasnya sebagai putri Indonesia tidak pernah diterpa isu negatif dimata masyarakat,"kata dia.
Ia menyampaikan, kehadiran Nadine sebagai duta wisata diharapkan menjadi jembatan emas untuk melakukan promosi potensi wisata di daerahnya.
"Pemerintah Kabupaten Mamuju sangat meyakini Nadine akan mampu melaksanakan tugasnya untuk menjual potensi wisata Mamuju. Makanya, peluang ini kami tangkap untuk menjembatani melakukan promosi melalui jaringan yang dimiliknya agar sektor pariwisata Mamuju kelak dilirik wisatawan nusantara maupun mancanegara," kata Bupati.
Menurut Bupati, untuk mempromosikan potensi wisata Mamuju, dibutuhkan ikon yang memiliki jaringan luas hingga ke mancanegara dan itu ada pada diri Nadine.
"Saya rasa, Nadine salah satu sosok yang pas untuk melakukan promosi potensi wisata yang kita miliki dan pemerintah sangat mendukung langkah yang akan dijalani untuk melakukan promosi wisata daerah ini," terangnya.
Sementara itu, Nadine mengatakan, dirinya siap mempromosikan potensi wisata Kabupaten Mamuju agar kelak Mamuju menjadi perhatian wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk masuk ke daerah ini.
"Saya sudah dua kali datang ke Mamuju melihat potensi wisata di daerah ini. Tugas yang diamanahkan oleh pemkab Mamuju akan saya jalani seoptimal mungkin agar harapan rakyat Mamuju tercapai, "kata dia.
Menurutnya, potensi wisata Mamuju cukup menjanjikan. Namun, potensi ini belum banyak dikenal oleh wisatawan asing sehingga perlu dilakukan promosi yang gencar.
"Saya sebagai duta pariwisata asal Sulbar memiliki beban moral yang tinggi. Makanya, saya akan mempromosikan potensi wisata Mamuju sesuai dengan amanah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Mamuju," tuturnya.
Ia mengatakan, langkah yang dilakukan oleh pemkab Mamuju patut diberikan apresiasi karena tanpa promosi maka yakinlah potensi itu tidak akan pernah dilirik oleh wisataman.
Namun demikian, kata dia, pemkab Mamuju harus mempersiapkan diri untuk menata potensi wisata dari berbagai aspek.
"Keindahan alam tidak cukup apabila tidak ditunjang dengan kesiapan infrastruktur guna memberikan rasa nyaman kepada wisatawan. Jika infrastruktur tidak memadai maka daya tarik wisata itu akan terasa hambar. Ini yang harus dilakukan oleh pemkab Mamuju kedepan,"kuncinya. (T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
