Logo Header Antaranews Makassar

Ketua KNPI Maluku Hadiri Pertemuan di Darwin

Kamis, 21 Juli 2011 13:19 WIB
Image Print

Ambon (ANTARA News) - Ketua DPD KNPI Maluku, Zaharuddin Lauconsina akan menghadiri pertemuan pemuda lintas Asia Pasifik (Youth Organizations across Asia Pasific) yang penyelenggaraannya di Darwin, Australia Utara pada 23 Juli 2011.

"Saya ke Darwin mendampingi Ketua Umum DPP KNPI Ahmad Doli Kurnia guna membahas agenda pertemuan Pemuda Dunia (World Assembly of Youth) yang penyelengaraannya dijadwalkan di Ambon pada 23-29 September 2011," katanya di Ambon, Kamis.

Zahruddin yang dijadwalkan berangkat ke Darwin melalui Makassar (Sulsel), besok (Jumat) mengatakan, pertemuan tersebut merupakan rangkaian menjelang acara di Ambon yang dijadwalkan dihadiri 200- an perwakilan pemuda dunia.

"Ambon ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan Pemuda Dunia sehingga salam kapasitas sebagai Ketua DPD KNPI Maluku perlu mendampingi Ketua Umum untuk pembahasan di Darwin," ujarnya.

Zaharuddin siap memanfaatkan pembahasan tersebut untuk meyakinkan pemuda lintas Asia Pasifik bahwa pemerintah dan masyarakat Maluku siap menyelenggarakan pertemuan pemuda dunia.

"Kami bertekad tidak menyia-nyiakan kepercayaan dari DPP KNPI dengan Ketua Umumnya, Doli Kurnia adalah juga Wakil Ketua Pemuda Dunia yang mempercayakan Maluku menyelenggarakan kegiatan tersebut," katanya.

Dia memastikan pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku dengan dukungan DPRD setempat telah mengalokasikan dana untuk menyukseskan pertemuan pemuda dunia karena ini berkaitan strategis guna memastikan bahwa daerah ini benar-benar aman, menyusul konflik sosial pada 1999.

"Agenda utama pertemuan adalah seminar soal perdamaian dunia yang diagendakan tercetus 'deklarasi Ambon', menyusul perayaan Hari Perdamaian Dunia di ibu kota provinsi Maluku pada 25 November 2009," ujar Zaharuddin.

Agenda lainnya diprogramkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Maluku dengan menggelar berbagai event pariwisata di Teluk Dalam Ambon, HUT Kota Ambon dan aneka kegiatan wisata di pulau Ambon.

Pada kesempatan lainnya Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahau memastikan dana telah dialokasikan melalui APBD setempat untuk menyukseskan pertemuan Pemuda Dunia.

"Saya lupa nilainya tapi sudah dialokasikan dan Pemprov Maluku mendukung suksesnya pertemuan tersebut karena strategis dari berbagai aspek terhadap perkembangan daerah ini ke depan," katanya.

Gubernur mengakui event ini nantinya dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi sumber daya alam (sda) Maluku kepada para pemuda dunia yang hadir agar sekembalinya ke masing-masing negara bisa menceritakan kepada pemerintah, investor maupun lembaga/badan berkompoten untuk berinvetasi di sini.

"Terpenting event ini menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Maluku benar-benar telah aman paska konflik sosial pada 1999 dan silahkan berkunjung ke sini untuk berbagai kepentingan saling menguntungkan," ujarnya.

Sebelumnya Ketua DPP KNPI, Ahmad Doli Kurnia yang juga Wakil Ketua Pemuda Dunia, menyatakan penetapan Kota Ambon sebagai tuan rumah didasari pertimbangan ibu kota provinsi Maluku tersebut telah ditetapkan sebagai Situs Perdamaian Dunia ke-34.

Penetapan tersebut bertepatan dengan penyelenggaraan Hari Perdamaian Dunia di Ambon pada 25 November 2009 yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (T.L005/S019)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026