Logo Header Antaranews Makassar

Kerja Sama PJKMU Pemkab-Askes Polman Ditunda

Rabu, 27 Juli 2011 04:01 WIB
Image Print

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Kerja sama antara Pemkab Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dengan PT Askes Cabang Polman, pada Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (PJKMU) hingga saat ini masih tertunda.

Penyebabnya adalah akibat kesalahan sistem penggunaan data oleh PT Askes.

Direktur RSUD Polman, Nurwan Katta di Polman, Selasa, menyatakan kerja sama PJKMU dengan PT Askes belum bisa disepakati akibat kesalahan yang pernah dilakukan PT Askes dan membuat ratusan warga terbengkelai dan tidak terlayani dalam program tersebut.

Kesalahan yang dilakukan PT Askes karena tidak menggunakan data sesuai harapan pemkab yang telah mengakomodir seluruh data warga miskin di Polman dalam Pemutakhiran Data Kemiskinan Berbasis Masyarakat (PDKBM).

"Untuk saat ini, beberapa warga yang seharusnya mendapat jaminan kesehatan melalui PJKMU yang sebelumnya pernah dijalankan PT Askes, dilayani sendiri Pemkab Polman dengan layanan yang diberikan RSUD Polman melalui Jamkesda (Jaminan Kesehatan Daerah)," jelas Nurwan.

Dia mengatakan, pihak RSUD sendiri belum bisa memberikan keputusan untuk memperpanjang kembali PJKMU melalui kemitraan PT Askes, mengingat beberapa kekacauan penggunaan data dan tidak beresnya sistem yang digunakan PT Askes dalam menjalankan program layanan kesehatan untuk masyarakat miskin beberapa waktu lalu.

Ia tetap menyerahkan kewenangan untuk melanjutkan kerja sama kepada Bupati Polman maupun Sekkab Polman yang memiliki kebijakan melalui pertimbangan beberapa proses yang pernah dijalani dengan PT Askes melalui jaminan kesehatan masyarakat.

"Kami tidak bisa menentukan keputusan, sebelum ada kebijakan yang ditetapkan beberapa petinggi di Pemkab untuk mengambil keputusan, sebab kami hanya mengikuti dan menjalankan prosedur dan yang jelasnya kerja sama tersebut untuk saat ini masih dipending," terang Nurwan.

Sekkab Polman, Natsir Rahmat mengatakan, sampai saat ini belum menetapkan keputusan dan akan melakukan pertemuan dengan beberapa pihak di lingkup Pemkab Polman untuk mempertimbangkan dampak yang bisa terjadi jika kerja sama ini dilanjutkan.

Ia mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Polman, Direktur RSUD Polman, dan beberapa unsur yang dianggap memiliki pertimbangan khusus untuk membicarakan tindak lanjut kerja sama yang seharusnya sudah berjalan, sebab data warga yang terakomodir dalam jaminan kesehatan telah dikeluarkan Dinkes Polman.

Sekkab mengakui masih terdapat permasalahan dampak yang akan timbul jika kerja sama tersebut tetap dilanjutkan dengan pertimbangan jaminan kesehatan terhadap warga Polman bisa dirasakan secara merata dan mampu memberikan pelayanan maksimal.

"Kita akan pikirkan dampaknya dan ini merupakan permasalahan. Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan Dinkes Polman dan Direktur RSUD Polman serta beberapa dinas yang terkait atas berjalannya program jaminan kesehatan yang dijalankan PT Askes," ujar Natsir. (T.PSO-284/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026