
Realisasi Anggaran PNPM-MP Polman Rp12 Miliar

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Pemkab Polewali Mandar, Sulawesi Barat, telah merealisasikan anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) sebesar Rp12 miliar atau 50 persen dari Rp24 miliar keseluruhan anggaran 2011.
Kepala Bidang Pemberdayaan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Polman, Amiruddin di Polman, Selasa, mengatakan anggaran yang direalisasikan tersebut telah dijalankan sesuai dengan petujuk teknis penggunaan anggaran yang digelontorkan di 16 kecamatan di Polman.
"Hingga terealisasi sebesar 50 persen dari jumlah keseluruhan anggaran yang kami kelola, telah dilakukan kontrol dan evaluasi atas penyerapan dan pencairan anggaran yang dilakukan oleh seluruh pengelola program PNPM-MP pada tingkat Kecamatan," ujarnya.
Ia mengaku, dari hasil evaluasi yang tersebut, hingga saat ini belum ada masalah berarti yang dihadapi seperti beberapa persoalan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya dalam realisasi dan penyerapan anggaran yang dilaksanankan oleh pengelola PNPM-MP di beberapa kecamatan.
Tentunya, lanjut dia, hal itu tidak terlepas dari proses pengawalan anggaran yang dilaksanakan agar tidak mengulang kesalahan, baik yeng sebelumnya terjadi di Polman, maupun beberapa permasalahan yang terjadi di kabupaten lain yang sering menimbulkan permasalahan ditingkata masyarakan akibat penyerapan anggaran tidak maksimal.
"Kami berharap, sisa anggaran yang belum terserap sebesar 50 persen juga mampu terkawal dengan baik seperti 50 persen anggaran yang telah dijalankan sebelumnya, sehingga akan memunculkan pencitraan baik kepada warga penerima program maupun pemerintah daerah dan pemerintah pusat," harapnya.
Dikatakan, untuk saat ini pihaknya sementara melakukan perencanaan di beberapaa kecamatan untuk melanjutkan sisa anggaran yang belum terealisasi agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga.
Menurut Amiruddin, dengan percepatan pengelolaan anggaran tersebut, warga juga akan lebih cepat menikmati fasilitas yang disediakan baik berupa pembangunan jalan desa, pembangunan sistem pengairan untuk persawahan, serta beberapa pembangunan fasilitas warga yang dianggap sangat dibutuhkan.
Sebagian besar di beberapa kecamatan di Polman, warga sangat membutuhkan pembangunan jalan dan pembangunan sistem pengairan untuk persawahan, karena mayoritas warga di pedesaan memiliki persawahan yang belum mendapat fasilitas pengairan yang memadai.
"Untuk itu, kami juga harus cermat melakukan perencanaan agar realisasi anggaran yang dijalankan betul-betul dinikmati oleh warga sehingga mendukung sektor perekonomiannya," ujarnya. (T.PSO-284/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
