
Sulsel Butuh Insentif Pertanian
Jumat, 12 Agustus 2011 15:06 WIB

"Sesungguhnya kita butuhkan, kita mendukung ketahanan pangan seharusnya kita diberikan insentif dalam hal sektor pertanian, bisa dalam bentuk pengairan, pergudangan atau kesempatan ekspor, itu belum," katanya di Makassar, Jumat.
Sulsel bersama provinsi lainnya di Pulau Sulawesi ditetapkan masuk dalam koridor empat penopang pertumbuhan ekonomi nasional sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan nasional.
Penguatan sektor pertanian salah satunya dilakukan dengan memperkuat swasembada pangan. Tidak hanya Sulsel, penguatan juga telah diimplementasikan masing-masing provinsi melalui program yang disesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) 2011-2025.
"Kita telah sesuai tapi ada hal yang dilupakan oleh pemerintah pusat, kita memang berada pada koridor empat tapi kita punya sektor lain seperti pertambangan, pariwisata serta kelautan dan perikanan, tidak hanya pada pertanian saja," katanya.
Penyesuaian-penyesuaian program prioritas provinsi dengan MP3EI juga dilakukan agar sektor lain yang menjadi kebutuhan provinsi lainnya tidak tertinggal.
"Dari sisi anggaran juga sama saja tidak ditentukan, tetap melalui musyawarah perencanaan pembangunan. Tidak ada jaminan anggaran hanya berdasarkan mekanisme perencanaan yang bagus saja. Sebatas penetapan supaya sektor tersebut diperkuat untuk mendukung," jelasnya. (T.KR-RY//F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
