Logo Header Antaranews Makassar

Polres Polman Sediakan Layanan Pengawalan Warga

Rabu, 24 Agustus 2011 07:22 WIB
Image Print

Polman (ANTARA News) - Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menyediakan layanan pengawalan gratis bagi warga yang membawa barang berharga atau uang dalam jumlah besar untuk mengantisipasi pencurian dengan kekerasan.

"Beberapa hari menjelang Lebaran, semakin banyak warga yang melakukan trnsaksi perbankan dalam jumlah besar, dan hal tersebut berpeluang menimbulkan pencurian dengan kekerasan," kata Kapolres Polman AKBP I Gusti Ngurah RM di Polman, Rabu.

Ia mengatakan meskipun pihaknya telah memperketat penjagaan di beberapa tempat rawan pencurian dan perampokan, warga diharapkan lebih waspada mengamati gerak gerik orang di sekitarnya.

Teknik pencurian dengan kekerasan (curas) diakui semakin hari mengalami perkembangan, dan hal tersebut membutuhkan kewaspadaan yang lebih besar agar mengurangi peluang bagi para pelaku untuk melancarkan tindak kejahatan.

Salah satu langkah mewaspadai kemungkinan tersebut, menurut dia adalah melalui pengawalan dari anggota kepolisian. "Kami selalu siap memberikan pengawalan kepada siapa saja yang merasa membutuhkan saat ingin melakukan transaksi perbankan atau membawa barang berharga dalam jumlah besar. Pengawalan itu diberikan secara gratis oleh anggota Polres Polman hingga warga merasa berada di tempat aman," kata I Gusti.

Ia mengatakan beberapa tempat yang menjadi sasaran pelaku curas adalah bank, toko emas, pegadaian, pasar, pusat pertokoan, Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan beberapa pusat transaksi keuangan yang biasanya dengan mudah diketahui oleh para pelaku yang telah bergerilya mencari informasi akan adanya transaksi.

Dengan adanya layanan yang disediakan Polres, kata dia, warga diharapkan untuk tidak segan-segan meminta bantuan pihak kepolisian agar bisa dikawal selama membawa barang berharga atau uang dalam jumlah besar.

"Meskipun kami tidak menambah personel yang ditugaskan menjaga beberapa tempat rawan curas, namun kami mengantisipasinya melalui peningkatan intensitas penjagaan," ucapnya.

Hal itu dianggap merupakan salah satu langkah efektif untuk memata-matai beberapa pelaku yang mengintai calon korban yang akan mereka jadikan sasaran pencurian.

Apalagi, tehnik yang digunakan oleh para pencuri sangat mengancam jiwa korban sebab dalam aksinya rata-rata pelaku dilengkapi dengan senjata tajam, bahkan ada yang telah memiliki peralatan modern seperti pistol untuk mengancam korban agar menuruti permintaannya. (T.PSO-284/M008)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026