
Yasmib Harap Polman Tingkatkan Peringkat Transparansi Keuangan

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulawesi Barat, berharap Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, mampu mencapai prestasi yang lebih memuaskan melalui transparansi pengelolaan keuangan, khususnya pada pengadaan barang dan jasa.
Direktur Perencanaan Yasmib Sulbar, Rosniaty di Polman, Kamis, mengatakan, prestasi yang telah dicapai Polman dalam sistem transparansi pengelolaan keuangan beberapa dekade terakhir cukup membanggakan, sehingga menjadi peluang bagi pemerintah untuk semakin meningkatkan prestasi yang diraih tersebut.
Disebutkan, pada tahun 2009, dari 50 kabupaten kota percontohan di seluruh Indonesia, Polman telah masuk dalam peringkat 20 besar dan pada tahun 2010 telah masuk 10 besar melalui laporan lokal budget study yang telah sukses menjalankan sistem keuangan secara transparan.
"Kami yakin, jika sejumlah perangkat pemerintahan yang bergerak pada pengelolaan keuangan dibekali dengan pengetahuan dan sistem yang lebih maju, tidak mustahil jika Polman pada tahun ini mampu meraih peringkat lima besar dari seluruh kabupaten kota tersebut," harapnya.
Untuk mendorong pemerintah agar mencapai prestasi tersebut, khusus pada pengadaan barang dan jasa, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengelola sistem keuangan dalam jumlah besar sudah harus menggunakan sistem pengadaan secara elektronik.
Melalui sistem tersebut, akan mendorong transparansi bagi pemerintah dalam mengelola keuangan dan akan memberikan citra yang baik di mata publik, sebab sistem pengelolaan keuangan yang digunakan bisa diakses secara transparan oleh seluru pihak baik di Polman maupun bagi siapa saja yang sering menggunakan akses internet.
"Agar tata kelola pemerintahan serta keuangan bisa semakin maju dan transparan, seluruh SKPD harus mendorong pengelolaan bukan hanya pada tataran internal, namun bisa meluas dan merata hingga ke tingkat kecamatan dan desa," usulnya.
Sebelumnya, menanggapi keberhasilan tersebut, Bupati Polman, Ali Baal Masdar mengaku keberhasilan yang dicapai tersebut bukan hanya diprakarsai oleh satu pihak, namun seluruh pihak yang memiliki peran pada lingkup pemerintahan harus berperan secara aktif memajukan sistem keuangan daerah.
"Lembaga swasta maupun LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) harus ikut berperan membangun daerah baik melalui kritik yang membangun maupun melalui usulan gagasan," harapnya. (T.PSO-284/Y008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
