
Bupati Matra Lantik Muhammad Nasir Jadi Sekda

Pasangkayu, Sulbar (ANTARA News) - Bupati Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, Ir H Agus Ambo Djiwa melantik Muhammad Nasir menduduki posisi Sekretaris Daerah di wilayah itu.
Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dilaksanakan di ruangan pola kantor pemerintahan Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Selasa.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sulbar, H Anwar Adnan Saleh (AAS), Wakil Bupati Matra, Muh. Saal, Ketua DPRD Matra, Yaumil RM, Wakil Ketua DPRD Matra, Lukman Said, para pejabat Pemprov Sulbar dan para pejabat lingkup Pemkab Matra.
Bupati Matra, Agus Ambo Djiwa menyampaikan, proses pelantikan Sekda yang baru saja dilakukan pengambilan sumpah jabatan bukan karena imbas dari pelaksanaan pemilihan kepala daerah 11 bulan yang lalu.
Namun demikian, kata dia, Muhammad Nasir yang sebelumnya menduduki posisi jabatan lama sebagai Kadis PU Matra tersebut untuk kemudian diangkatnya menjadi Sekda sudah sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
"Jabatan sekda bukan jabatan politis namun jabatan Sekda tersebut merupakan sebuah proses jenjang karir sebagai pegawai negeri sipil. Jadi, jangan dikaitkan pergantian sekda ini akibat dampak politik saat Pilkada yang lalu," ungkap Agus Ambo Djiwa.
Ia mengatakan, siapa pun bisa menduduki jabatan sekda sepanjang yang bersangkutan telah memenuhi syarat.
"Pengangkatan Muhammad Nasir sebagai sekda tidak serta merta atas kemauan bupati. Namun, hal itu melalui proses panjang termasuk mengusulkan kepada gubernur dan Menteri Dalam Negeri. Jadi, proses pelantikan ini tetap mengacu pada aturan hukum yang berlaku," ucapnya.
Agus menyampaikan, jabatan Sekda tentunya akan sangat berarti bagi pejabat yang baru dalam rangka mendukung penyelenggaraan pemerintahan di daerahnya.
"Kita tidak perlu bangga dengan jabatan yang kita miliki, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam mengabdikan diri terhadap daerah ini," ungkapnya.
Ia menyampaikan, pejabat sekda lama, Nur Alam Thahir tidak dapat hadir dalam kegiatan ini karena harus berobat di Kota Makassar.
"Pak Nur Alam telah pamitan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Makassar sehingga pejabat lama tak bisa berada di tengah-tengah kita," katanya.
Dia menyampaikan, selama ini Nur Alam merupakan sosok yang mampu mengayomi seluruh PNS yang ada di daerahnya.
"Apa yang dilakukan Sekda lama, Nur Alam patut kita hargai atas pengabdiannya selama ini. Namun begitu, Nur Alam harus meninggalkan kita semua setelah menduduki posisi jabatan baru di lingkup Pemprov Sulbar sebagai staf khusus," ujarnya.
Ia menambahkan, kepada pejabat yang baru tentunya diharakan bisa melaksanakan tugas-tugas yang baru dalam mendukung proses penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik lagi.
"Tanggungjawab yang diberikan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik. Sekda sebagai top leader dalam pemerintahan harus mendukung penuh program yang telah dicanangkan serta melakukan pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi," ucap Bupati. (T.KR-ACO/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
