
Daur Ulang Komputer Antisipasi Krisis Global

Makassar (ANTARA Sulsel) - Usaha daur ulang komputer merupakan salah satu langkah antisipasi terhadap dampak krisis global.
"Daur ulang komputer menjadi alternatif usaha yang menjanjikan sebagai solusi mengatasi krisis global dan kemungkinan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di kalangan swasta," kata Direktur Pemberdayaan Telematika Departemen Komunikasi dan Informasi, Bambang Soeprijanto, SH, MSc di Makassar, Rabu.
Kegiatan workshop yang berlangsung sehari tentang daur ulang komputer merupakan yang kedua diadakan di Indonesia setelah di Serang, Banten dan diikuti partisipan yang bergerak di bidang teknologi dan informasi (TIK), LSM, pelajar, mahaiswa.
Di sisi lain, daur ulang komputer juga berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.
Wali Kota Makassar, Andi Herry Iskandar, dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten II Pemkot Makassar, Burhanuddin, ketika membuka workshop finalisasi draft modul usaha daur ulang komputer mengatakan, program ini membantu Pemkot Makassar dalam mengatasi masalah lingkungan.
"Saat ini komputer yang tidak terpakai lebih banyak digudangkan karena tergeser komputer versi terbaru, sehingga memerlukan ruangan atau tempat tertentu," katanya.
Selain itu, perlu suatu lembaga untuk menjadi wadah bagi pegiat usaha daur ulang komputer.
(T.PK-HK/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
