
RAPBD Sulsel Masih Tertahan di Kemendagri

Makassar (ANTARA News) - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Sulawesi Selatan 2011 masih tertahan di Kementerian Dalam Negeri.
Ketua DPRD Sulsel Moh Roem di Makassar, Selasa, mengatakan, RAPBDP Sulsel yang dikonsultasikan minggu lalu, belum ditandatangani karena Mendagri ada di Jogjakarta menghadiri resepsi pernikahan putri Sri Sultan Hamengkubuwono X.
"Jika besok sudah ditandatangani, pekan depan sudah bisa kita tetapkan. Pekan ini tidak bisa karena ada perayaan HUT Sulsel," ucapnya.
Selain itu, Roem mengemukakan, sebelum ditetapkan, RAPBDP masih butuh dua hari dibahas antara badan anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Ia mengatakan, saat konsultasi RAPBDP di Kemendagri, DPRD dipermalukan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika karena staf yang mewakili Kepala Dinas tidak mampu menjawab beberapa pertanyaan dari tim Kemendagri.
"Dulu konsultasi formalitas saja, sekarang penting. Sekarang diuji kembali, pimpinan SKPD harus hadir. Disitulah masalah, Kepala SKPD Perhubungan tidak hadir, staf mewakili tidak tau, kita jadi malu, 3-4 jam baru selesai," ucapnya.
Sementara, wakil koordinator badan anggaran DPRD Sulsel, Affandy Agusman Aries mengatakan, Kemendagri tidak melakukan perubahan terhadap struktur RAPBDP Sulsel yang telah disepakati bersama DPRD dengan TAPD pemprov.
"Hanya momenklatur pada bidang Tarkim, ada yang diminta disesuikan antara nama program dan nama kegiatan. Itu sudah selesai disesuaikan di badan anggaran. Tinggal di tetapkan," ucapnya.
Belanja daerah Sulsel setelah perubahan APBDP 2011 sekitar Rp3,37 triliun atau mengalami peningkatan sekitar Rp373 miliar dibandingkan APBD pokok yang hanya Rp3 triliun. (T.pso-099/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
