
AM Fatwa : Semangat Nabi Ibrahim harus Diwarisi

Makassar (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR Dr (HC) AM Fatwa menegaskan bahwa semangat Nabi Ibrahim harus diwarisi setiap Muslim untuk berhadapan dengan pemimpin-pemimpin yang lebih mementingkan diri dan kelompoknya.
"Hanya dengan meneladani keberanian Nabi Ibrahimlah akan tercipta iklim politik yang lebih baik dan kehidupan bernegara yang bersih," katanya saat bertindak sebagai khatib pada Shalat Idul Adha 1432 Hijriah di Masjid Al-Markaz Al-Islamy, Makassar, Minggu.
Menurut politisi PAN itu, dengan meneladani sikap keberanian, keikhlasan dan kejujuran Nabi Ibrahim dalam berkurban, maka para aparat negara dan pemangku-pemangku jabatan publik, tentu akan berpikir dua kali untuk melakukan penyimpangan.
Sementara itu, lanjutnya, jika dalam jiwa rakyatnya juga mengalir semangat Nabi Ibrahim, maka tidak akan gentar menyuarakan kebenaran.
"Apabila kita mengikuti perkembangan politik Indonesia akhir-akhir ini, keberadaan pemimpin yang mudah berjanji tapi tak menepatinya semakin nyata di depan mata kita," katanya.
Dia mengatakan, fenomena di lapangan menunjukkan banyak politisi yang ternyata mengkhianati kepercayaan rakyat dengan melakukan tindakan yang tidak terpuji seperti korupsi, suap dan menghalalkan segala cara.
Pemimpin seperti itu, lanjut dia, sangat jauh dari kriteria pemimpin Islami seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW dan Nabi Ibrahim.
"Mereka rela berkorban untuk kepentingan masyarakat, namun kini yang terjadi justru sebaliknya, mereka tidak segan mengorbankan kepentingan rakyat demi kepentingan pribadi atau kelompoknya," ujarnya. (T.S036/E011)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
