Logo Header Antaranews Makassar

Mamuju Utara usulkan Pembangunan Gedung Diklat

Minggu, 27 November 2011 15:31 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Badan Kepegawaian dan Pendidikan Latihan Daerah Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, mengajukan anggaran Rp16 miliar untuk pembangunan gedung diklat prajabatan bagi calon pegawai negeri sipil di wilayah itu.

"Pembangunan gedung diklat telah kami usulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mamuju Utara tahun anggaran 2012," kata Kepala BKDD Mamuju Utara Yusus Aslam di Mamuju, Minggu.

Menurutnya, lahan untuk pembangunan gedung itu telah disiapkan lebih awal sebelum pemerintah memberikan alokasi pembiayaan untuk membangun gedung diklat tersebut.

"Lokasi pembangunan gedung diklat sangat strategis karena tidak jauh dari perkotaan,"katanya.

Oleh karena itu, kata dia, dirinya berharap usul pembangunan gedung ini mendapat respons dari DPRD sehingga pelaksanaan diklat di tahun-tahun mendatang tidak lagi menggunakan gedung yang tidak representatiif.

"Pembangun gedung diklat sifatnya mendesak. Makanya, DPRD diharapkan bisa menerima usul pembangunan gedung itu pada 2012," jelasnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga meminta dukungan anggaran dari pemerintah Provinsi Sulbar untuk percepatan pembangunan ruang kelas pada gedung diklat ini.

"Untuk merampungkan pembangunan ruang kelas gedung diklat diperkirakan menghabiskan anggaran hingga Rp2,5 miliar," ungkap dia.

Karena itu, kata Yusus, bantuan Pemprov Sulbar diharapkan agar pembangunan gedung itu bisa rampung tepat waktu untuk selanjutnya bisa dimanfaatkan pada 2013.

Anggota DPRD Sulbar daerah pemilihan Mamuju Utara, Arman Salimin mengatakan, dirinya etap menampung aspirasi masyarakat terkait pembangunan gedung diklat itu.

"Usul itu tetap kami akomodasi. Tetapi, kami akan melihat apakah pembangunan gedung diklat ini sudah tepat dilaksanakan atau tidak," kata dia.

Ia mengatakan, masih banyak program kemasyarakatan yang harus ditangani sehingga apapun bentuk aspirasi yang disuarakan masyarakat akan dikaji secara mendalam.

"Jika hasil kajian menunjukkan pembangunan gedung itu mendesak dilakukan, kami di DPRD akan memperjuangkannya," kata Arman, politisi Partai Amanat Nasional. (T.KR-ACO/N002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026