Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Diprediksi Delapan Persen

id pertumbuhan ekonomi sulsel, lambok antonius siahaan, bank indonesia makassar

Makassar (ANTARA News) - Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan pada 2012 diprediksi akan mengalami peningkatan hingga delapan persen atau lebih tinggi dibanding prediksi peningkatan ekonomi secara nasional sebesar 6,7 persen.

"Peningkatan sampai 8 persen itu akan terjadi pada tahun depan seiring dengan terus membaiknya iklim investasi di Sulsel," ujar Pemimpin Bank Indonesia Makassar Lambok Antonius Siahaan di Makassar, Senin.

Ia mengatakan, membaiknya iklim investasi di Sulsel diikuti juga dengan meningkatnya pemanfaatan jasa keuangan oleh masyarakat.

Salah satu indikator yang membuat iklim investasi serta pemanfaatan jasa keuangan itu membaik karena pertumbuhannya selalu melebihi laju perekonomian secara nasional.

Pada 2011, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik mengenai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) perekonomian di Sulsel tumbuh sebesar 8,24 persen.

Pertumbuhan itu terutama didorong oleh investasi dan konsumsi dengan sumbangan masing-masing sebesar 4,60 dan 3,13 persen. Pada tahun 2012 pertumbuhan ekonomi Sulsel diprediksi meningkat 8 persen plus minus satu persen.

Selain itu, pertumbuhan ekspor sejumlah komoditas dan peningkatan layanan jasa tahun ini turut mempengaruhi proyeksi peningkatan ekonomi Sulsel tahun depan.

Sejauh ini penjualan ekspor dilaporkan meningkat meskipun dengan sumbangan yang relatif rendah yaitu 0,51 persen. Sementara dari sisi penawaran, selain sektor pertambangan seluruh sektor mengalami pertumbuhan positif.

Beberapa sektor ekonomi mengalami pertumbuhan yang signifikan di atas 10 persen yakni sektor keuangan 14,1 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 11,7 persen, sektor angkutan dan komunikasi 11, 6 persen dan sektor bangunan 11 persen. (T.KR-MH/S016)
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar