
PB Ipmil Kecam Pertamina Soal Bahan Bakar

"Masyarat kesulitan mendapatkan bahan bakar terutama premium di wilayah luwu dan sekitarnya, apa tidak ada pengawasan pihak pertamina di setiap SPBU di sana. Ini terkesan dibiarkan dan masyarakat kecewa karena tidak mendapatkan bahan bakar," tegas Ketua Umum PB-IPMIL Muhammad Said, di Makassar, Kamis malam.
Bahkan kemungkinan, lanjutnya, ada dugaan seringnya terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak pada sejumlah SPBU di wilayah Luwu disebabkan ulah spekulan menimbun untuk mendapatkan keuntungan besar.
Apabila hal ini tidak ditindaklanjuti pertamina dengan memberi sanksi tegas terhadap SPBU yang ditengarai melakukan permainan dalam hal penimbunan, ancam Said, mahasiswa palopo akan mendatangi kantor PT Pertamina Region VII dengan menduduki kantornya di jalan Garuda Makassar itu.
"Yang jelas kami akan amankan stok BBM Wilayah Luwu Raya, sehingga antrean masyarakat di SPBU tidak ada lagi. Kami juga akan menduduki kantor tersebut bila temuan ini tidak ditindak lanjuti pertamina," ucapnya.
Ia menambahkan, mahasiswa sebagai elemen masyarakat tetap akan memantau stabilisasi pasokan BBM di wilayah Luwu. Sebab, kejadian ini terus terjadi lantaran tidak adanya pengawasan secara ketat dari pihak pertamina.
Ketika dikonfirmasi terpisah melalui telepon dan pesan pendek pihak pertamina melalui General Manager Fuel Retail Marketing Pertamina Region VII Adi Nugroho enggan memberikan jawaban dan terkesan tidak mengubris.
(T.KR-DF/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
